Berita

golkar/net

Politik

Aktivis Muda Golkar Ajak Komponen Partai Tetap Solid dan Tidak Saling Menjatuhkan

SELASA, 12 AGUSTUS 2014 | 08:24 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kelompok yang mengatasnamakan dirinya sebagai Aktivis Muda Golkar dalam pertemuannya di Hotel Park, Cawang Jakarta, kemarin (Senin, 11/8) berpandangan bahwa merupakan kewajiban bagi setiap pengurus dan anggota Partai Golkar untuk mematuhi aturan dan keputusan yang telah dibuat bersama sebagai bentuk disiplin. Patuh terhadap aturan dan keputusan merupakan konsekuensi logis sebagai bagian dari partai dalam rangka menjaga kewibawaan Golkar.

Golkar memiliki pengalaman panjang mengelola perbedaan aspirasi. Mekanisme dan aturan yang telah disepakati semacam PO, AD/ART dan hasil-hasil Munas sebagai acuan bersama. Kelaziman mengelola perbedaan aspirasi di Golkar dilakukan melalui rapat harian, rapat pleno, rapimnas, munas maupun munaslub, termasuk dalam hal penegakan disiplin bagi pengurus yang dianggap tidak patuh dengan keputusan Partai. Adanya penegakan disiplin yang dapat dipermasalahkan dikemudian hari dari sisi mekanisme dan aturan, sebaiknya dipertimbangkan kembali.

Achmad Suhawi, salah satu pengurus DPP Golkar yang hadir dalam pertemuan itu, berharap agar dinamika intern yang terjadi tidak mengganggu konsolidasi Golkar pasca Pileg dan Pilpres 2014. Kader Kosgoro 57 ini menghimbau agar setiap kader, tokoh, pimpinan dan sesepuh Golkar tetap menjadi lokomutif kekompakan dalam mensikapi dinamika politik nasional yang berkembang demi kepentingan rakyat, bangsa dan negara.


Jhonson Silitonga mengatakan bahwa perbedaan pilihan dalam Pilpres 2014 harus dihormati, sambil menunggu keputusan MK. Mantan wakil ketua Umum BAKORNAS Fokusmaker ini beranggapan bahwa Golkar adalah pemenang kedua dalam Pileg sehingga tetap akan mampu mewarnai politik nasional ke depan.

"Dengan syarat, Golkar tetap solid," kata salah satu Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Timur ini.

Hendra Sibuea, DPP Wira Karya, berharap agar seluruh elit dan tokoh Golkar bersikap korektif terhadap kinerja dan posisioning Golkar. Hal ini bercermin pada hasil Pileg dan Pilpres 2014 yang kurang menguntungkan Partai Golkar, dan sebaiknya tidak bersikap saling menyalahkan antara yang satu dengan yang lain.

Mereka sepakat, Aktivis Muda Golkar akan terus melakukan konsolidasi dengan mengajak elit dan kader Golkar untuk menjaga kebersamaan dengan memberikan citra positif dan konstruktif mulai dari pusat sampai dengan daerah. [rus]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Ribuan Lender Masih Terombang-ambing di Tengah Proses Hukum DSI

Senin, 26 Januari 2026 | 07:57

Gubernur Minnesota Tantang Trump Usai Agen Imigrasi Tembak Mati Perawat ICU

Senin, 26 Januari 2026 | 07:38

Barack Obama Kecam Penembakan Alex Pretti di Minneapolis

Senin, 26 Januari 2026 | 07:21

Gempur Transaksi Judol, OJK Wajibkan Bank Gunakan Teknologi Pelacakan Dini

Senin, 26 Januari 2026 | 07:06

Hasil Survei Mulai Dukung Roy Suryo Cs

Senin, 26 Januari 2026 | 06:50

Rahasia Ribosom

Senin, 26 Januari 2026 | 06:18

Dua Warga Hilang saat Longsor di Pemalang

Senin, 26 Januari 2026 | 06:02

Ahmad Khozinudin Tutup Pintu Damai dengan Jokowi

Senin, 26 Januari 2026 | 05:40

Banjir di Pulau Jawa Bukan cuma Dipicu Curah Hujan Ekstrem

Senin, 26 Januari 2026 | 05:10

Akhirnya RI Bisa Satu Meja dengan Israel dalam BoP for Gaza

Senin, 26 Januari 2026 | 05:05

Selengkapnya