Berita

Djayadi Hanan/net

Politik

Djayadi Hanan: Feeling Saya, Ical Lengser dan Golkar Bergabung ke Jokowi-JK

MINGGU, 10 AGUSTUS 2014 | 23:43 WIB | LAPORAN:

. Pemecetan kader inti dari kepengurusan DPP Partai Golkar oleh ketua umumnya Aburizal Bakrie (Ical) adalah sebuah kepanikan.

"Ical sudah panik," kata Direktur Penelitian Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan kepada wartawan di Jakarta, Minggu (9/8).

Rapat terbatas DPP Golkar Jumat lalu, beberapa nama dipecat oleh Ical. Antara lain; Wakil Ketua Umum DPP Golkar Agung Laksono, Ketua DPP Golkar Yoris Raweyai, Wakil Sekretaris Jenderal Leo Nababan Waketum Bidang Hubungan Antarlembaga Djasri Marin, Andi Sinulingga, dan Sabil Rahman. Mereka dicopot lantaran berbeda arah dengan jalan yang diputuskan Golkar dalam Pilpres 2014 bulat mendukung Prabowo-Hatta. Mereka juga dinilai mendorong pencopotan Ical dari ketua umum lewat Munas dipercepat tahun ini atau Munaslub.


Sebelumnya, Ical juga terlebih dahulu telah memecat tiga kader beringin dari keanggotaan partai. Mereka adalah Poempida Hidayatullah, Nusron Wahid dan Agus Gumiwang.

Menurut Djyadi, saat ini internal Golkar sudah melihat kepanikan Ical dengan tindakan pemecatan tersebut. Ical menurut Djayadi sudah kehabisan langkah ampuh karena tidak bisa lagi melakukan negosiasi dengan petinggi Golkar yang lain.

"Feeling saya, Golkar bakal cepat lengserkan Ical dan bergabung dengan pemerintahan Jokowi-JK," ungkapnya.

Sebelumnya Djayadi mengatakan, apabila gugatan Prabowo-Hatta ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada 21 Agusntus mendatang, maka sempurnalah kegagalan Ical. Dan ini bakal jadi amunisi ampuh internal Golkar untuk lengserkan Ical sebelum 2015. Pasalnya, kalau Jokowi-JK menang, Golkar harus buru-buru ambil sikap sebelum Okotober 2014 saat pelantikan Jokowi-JK. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya