Berita

aburizal bakrie/rmol

Politik

KISRUH INTERNAL

Pecat Agung Laksono, Ical Berupaya Kembalikan Modal

MINGGU, 10 AGUSTUS 2014 | 19:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Pemecatan  Agung Laksono menjadi bukti kepemimpinan otoriter yang dipertontonkan oleh Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical). Sebelum memecat Agung Laksono yang menjabat wakil ketua umum, Ical juga telah memecat sejumlah kader terbaik dan militan partai.

"Ini prahara bagi Golkar. Jelas terlihat bahwa Ical saat ini berupaya membuang lawan-lawan politiknya dan mengeluarkan 'early warning' bagi kader-kader Golkar yang bernafsu melawan kebijakan dirinya. Ical berkeinginan mendeklarasikan dirinya sebagai god father nya Partai Golkar," kata analis politik dan ekonomi dari Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga, dalam keterangannya kepada redaksi (Minggu, 10/8).

Dia melihat Ical tak ragu memecat kader-kader terbaik dan militan Partai Golkar karena sudah berinvestasi banyak dimulai dari merebut posisi ketua umum sampai dengan menjelang pemilihan legislatif dan presiden. Budget yang sudah dikeluarkan Ical tentu sangat besar.


Menurut dia lagi, Ical ingin dirinya berhenti usai pemerintahan baru terbentuk. Ical sepertinya menginginkan ada "bargaining" tertentu dari pihak Jokowi-JK sehingga minimal budget yang dikeluarkannya selama ini bisa di reimburse dengan menempatkan orang-orangnya di pemerintahan mendatang.

"Dia (Ical) sangat mungkin mempertahankan posisinya sebagai ketua umum sampai tahun depan, sebab bisa "membeli" suara para pimpinan DPD karena dia fully power money," pungkasnya.[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya