Berita

andar nubowo

Tim Transisi Bukti Keseriusan Jokowi-JK Siapkan Pemerintahan

JUMAT, 08 AGUSTUS 2014 | 04:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tim Transisi tengah membangun strategi untuk menunaikan tugas dan mandat rakyat serta menepati janji-janji yang telah disampaikan Jokowi-JK pada masa kampanye. Karena itu, pembentukan Tim Transisi tersebut menandakan Jokowi-JK serius mempersiapkan kepemimpinan mereka untuk masa lima tahun mendatang.

"Dengan 80 anggota pokja (kelompok kerja) dari berbagai bidang, Jokowi-JK tidak main-main dengan mandat lima tahun ke depan," jelas pengamat politik Andar Nubowo kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 8/8).

Menurutnya, Tim Transisi itu juga mencerminkan Jokowi-JK melihat masa depan, tidak lagi memikirkan "masa lalu". Hal ini berbeda dengan kubu Prabowo-Hatta yang masih berkutat pada sengketa Pemilu di MK.


"Tim Transisi menjadi pembeda kuat antara Jokowi-JK yang siap bekerja dan Prabowo-Hatta yang tidak legawa dengan fakta dan realita," ungkap Direktur Indo Strategi ini.

Makanya, Tim Transisi harus segera bekerja merumuskan langkah-langkah konkret terkait susunan kabinet, program kerja jangka pendek, menengah dan jangka panjang, sebagai terjemahan dari visi misi dan janji-janji kampanye.

"Yang paling urgen, Tim Transisi tampaknya berperan vital dalam membantu Jokowi untuk menyeleksi figur calon menteri yang efektif. Menyaring nama-nama yang dianggap tepat membangun zaken kabinet," beber dosen UIN Jakarta ini.

Rakyat, katanya menambahkan, tentu berharap, kabinet Jokowi diisi oleh menteri-menteri yang bekerja, profesional, kompeten, dan paham lika-liku politik dan postur birokrasi dan anggaran.

"Harapannya, zaken kabinet yang dipilih Jokowi terdiri dari 60-70 persen figur-figur profesional. Selebihnya, untuk pos pos tertentu bisa dipilih dari politisi," demikian tokoh muda jebolan Ecole des Hautes Etudes en Sciences Sociales (EHESS) Paris Perancis ini.  [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya