Berita

rachma dan surya/net

Politik

Apakah Rachma akan Menendang Surya Paloh dari UBK

KAMIS, 07 AGUSTUS 2014 | 23:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Civitas academica Universitas Bung Karno (UBK) bereaksi keras menghadapi perlakuan pimpinan Partai NasDem terhadap Rachmawati Soekarnoputri.

Rektor UBK Soenarto ketika memberikan sambutan dalam halal bihalal di kediaman Rachmawati di Jalan Jatipadang Raya, Jakarta (Kamis malam, 7/8) menegaskan bahwa seluruh civitas academica UBK mendukung visi kebangsaan Rachmwati Soekarnoputri. Mereka juga tidak dapat menerima cara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memperlakukan Rachmawati.

Rachmawati yang menyadari bahwa dirinya berbeda pendapat dengan Surya Paloh dalam Pilpres 2014, memilih mengundurkan diri dari jabatan ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem dan juga keanggotaannya di partai itu. Pengunduran diri ini dilakukan setelah langkah-langkahr organisatoris yang dilakukan Rachma, termasuk mengirim surat dan notice tidak diindahkan Surya Paloh.


Surat pengunduran diri yang ditulis Rachma pada tanggal 23 Juli itu dijawab dengan pemecatan yang dilakukan dua hari lalu (Selasa, 5/8). Partai NasDem membuat kesan seolah Rachma adalah kader bermasalah yang kerap melanggar kebijaksanaan partai. Padahal sebaliknya, Rachma selalu berusaha menjaga fatsoen politik, tetapi Surya Paloh selalu menghindari.

“Jajaran UBK harus punya satu semangat, menjalankan Pancasila dan UUD 1945 yang asli. Kami yakin dengan ridha Allah SWT UBK dapat menjalankan ajaran Bung Karno,” ujar Soenarto.

“Karena itu, kami menunggu kebijaksanaan Ibu Rachma selaku pendiri UBK untuk mengevaluasi keanggotaan Surya Paloh di Dewan Kurator UBK,” sambungnya.

Hubungan Surya Paloh dan Rachma sebenarnya terbilang dekat. Mereka bersahabat sejak era 1980an. Dua tahun terakhir Surya Paloh mendekati Rachma untuk bergabung dengan partai yang dibentuknya. Rachma pun kemudian memberikan tempat kepada Surya Paloh di Dewan Kurator UBK yang dipimpin DR. Rizal Ramli.

“Kami perlu sampaikan bahwa kami akan menjaga soliditas UBK sebagai pelaksana dari YPS (Yayasan Pendidikan Sukarno). Kami memohon dalam rangka menjaga keharmonisan, Ibu Rachma dapat memberikan kebijakan (mengenai posisi Surya Paloh),” demikian Soenarto. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya