Pembalap GP2 Indonesia, Rio Haryanto kini harus berjuang ekstra keras untuk bisa meraih target masuk lima besar klasemen akhir GP2. Dari tujuh seri yang telah dihelat, Rio kini berada di peringkat 13 dengan koleksi 26 poin.
Balapan GP2 musim ini tinggal melombakan empat seri tersisa. Keempat seri yang tersisa itu berada di Belgia, Italia, Rusia, dan Uni Emirat Arab. Pembalap tim EQ8 Caterham Racing itu setidaknya harus bisa meraih podium di tiga seri tersisa untuk bisa mengejar ketertinggalan poinnya agar bisa masuk dalam lima besar klasemen akhir.
Prestasi terbaik Rio di GP2 musim ini dicetaknya pada seri Monaco bulan Mei lalu saat meraih podium ketiga. Selepas itu, berbagai masalah teknis pada mobilnya membuat Rio gagal kembali merengkuh podium. Di seri Hungaria dua pekan lalu, Rio yang sudah mantap berada di posisi kedua hingga lima lap terakhir, harus menelan pil pahit gagal finish karena ban mobilnya terlepas.
"Masalah teknis seperti itu memang tidak dapat diprediksi karena karakter rintangan di setiap sirkuit tentunya berbeda. Bukan hanya saya, tapi masalah ini juga cukup membuat teknisi dan mekanik saya mengalami frustasi. Kami berharap di 4 seri tersisa, bisa lebih bagus lagi," ujar Rio di Jakarta.
Jeda hampir sebulan sebelum berlaga di seri ke delapan di sirkuit Spa Franchorchamps, Belgia pada 22- 24 Agustus mendatang, dimanfaatkan dengan baik oleh Rio beserta teknisi dan mekanik EQ8 Caterham Racing untuk melakukan konsolidasi mencari seting terbaik mobil agar masalah teknis bisa diminimalisasi di empat seri tersisa. Rio mengaku tetap optimis bisa mengejar ketertinggalan poin untuk bisa menuntaskan target masuk lima besar dan membuka jalan melangkah ke Formula 1 musim depan.
Pria kelahiran Surakarta, 22 Januari 1993 itu mengatakan, punya memori yang cukup manis di tiga dari empat seri tersisa musim ini Di Spa, Belgia, Rio pernah meraih pole position pada sesi kualifiksi GP2 musim lalu. Sementara di Monza, Italia, Rio juga kerap mendapatkan poin. Sedangkan di Yas Marina, Abu Dhabi, UAE, Rio pernah mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan pra-musim.
"Hanya di Sochi saja yang benar-benar sirkuit baru untuk semua pembalap di musim ini. Bukan hanya bagi pembalap GP2, tapi juga bagi pembalap F1. Jadi balapan akan makin menarik karena semuanya punya peluang yang sama besar untuk bisa dapat podium. Sedangkan di tiga seri lainnya, saya lihat peluang saya masih cukup besar," tandas Rio.
[wid]