Berita

jokowi/net

Tim Transisi, Emang Gue Pikirin...

RABU, 06 AGUSTUS 2014 | 22:22 WIB | OLEH: BAMBANG SOESATYO

TERLALU dini untuk mempersoalkan pembentukan Tim Transisi. Selain penunjukan Rini Mariani Soemarno sebagai Kepala Staf yang memimpin tim memunculkan rivalitas di internal kubu Jokowo-JK, Tim Transisi juga tidak signifikan untuk diributkan karena hanya merumuskan program dan merekomendasikan rencana aksi untuk mengeksekusi program-program itu.

Apakah rumusan program dan rencana aksi itu akan diterima? Tentu bergantung pada kemauan politik dan cara pandang presiden-wakil presiden terpilih bersama anggota kabinetnya.   

Saya melihatnya selain sebagai bentuk lucu-lucuan, Tim Transisi juga sebagai masalah internal kubu Jokowi-JK. Lagi pula, ketetapan presiden terpilih belum final. Mahkamah Konstitusi baru menggelar sidang pertama sengketa Pilpres 2014. Untuk memperhitungkan tim transisi itu, semua pihak masih harus menunggu hingga MK mengeluarkan keputusan. Artinya masih harus menunggu beberapa minggu lagi.   


Karena itu, latar belakang Rini Soemarno tidak akan memberi pengaruh apa pun. Jangan lupa bahwa Rini dan para deputinya yakni Hasto Kristiyanto, Anies Baswedan, Akbar Faizal dan Andi Widjajanto, tidaklah memiliki wewenang untuk menetapkan sebuah kebijakan atau keputusan politik.

Masalah Rini yang lain terkait dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) dalam Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang tengah ditangani KPK. Penyelidik KPK pernah memanggil Rini sebagai saksi terkait kasus tersebut.

Jadi perlu juga dicamkan bahwa semua orang yang pernah dipanggil KPK untuk didengarkan keterangannya sebagai saksi tidak berarti orang-orang itu mempunyai masalah hukum. Banyak orang, termasuk para tokoh, pernah dipanggil KPK ketika para penyidik KPK sedang mendalami suatu kasus.   

Menurut saya, pro kontra di internal kubu Jokowi-JK atas penunjukan Rini Soemarno sebagai Kepala Staf Tim Transisi lebih mencerminkan rivalitas internal. Mungkin, masing-masing partai pendukung Jokowi-JK juga punya jago untuk jabatan yang dipercayakan kepada Rini itu. Jadi, biar saja mereka menyelesaikan persoalan internal mereka. Orang Betawi bilang 'emang gue pikirin, EGP gitu lo'.[***]

Penulis adalah Wakil Bendahara Umum Partai Golkar, Anggota Komisi III DPR RI.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya