Berita

mega dan sby/net

Politik

Mega Jadi Penghambat SBY Masuk Kabinet Jokowi-JK

RABU, 06 AGUSTUS 2014 | 15:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) relatif tidak ada masalah dengan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Pintu masuk Demokrat bergabung dengan pemerintahan Jokowi-JK pun terbuka lebar.

"Jokowi sudah mengatakan akan merangkul semua, sementara SBY orangnya terbuka bekerja sama dengan siapa saja," kata pakar komunikasi dari Universitas Andalas Padang, Yuliandre Darwis, Ph.D kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (6/8).

Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) menjelaskan, komunikasi antara SBY dengan Jokowi-JK selama ini berjalan dengan baik dan cair.


"Apalagi SBY bukan orang ekstrim. Biar dia kalah (pileg), dia bisa mensituasikan kedaaan. Dia orangnya fleksibel," terang Yuliandre.

Yuliandre mencontohkan, SBY sudah memberi simbol bakal bergabung dengan pemerintahan Jokowi-JK 2014-2019. Seperti 'mengutus' Ruhut Sitompul merapat ke kubu Jokowi-JK.

"Syarief Hasan (Ketua Harian Demokrat) dan Amir Syamsuddin (Ketua Dewan Kehormatan Demokrat) juga sudah memberikan sinyal (bergabung dengan Jokowi-JK)," terangnya.

Namun, lanjut Yuliandre, yang jadi hambatan bagi Demokrat dan SBY bergabung ke kabinet Jokowi-JK adalah, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sudah pengetahuan umum, hubungan SBY dan Mega selama ini tidak berjalan dengan baik.

"Mega jadi penghambat bagi SBY," demikian Yuliandre Darwis. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya