Berita

rachmawati soekarnoputri/net

Ternyata, Inilah Alasan Adik Mega Tinggalkan NasDem

SELASA, 05 AGUSTUS 2014 | 18:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Merasa tidak satu cita-cita dan satu idealisme lagi dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Rachmawati Soekarnoputri memilih hengkang.

Ia melepaskan jabatannya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem dan keanggotannya di partai itu.

Dalam perbincangan dengan redaksi Selasa siang (5/8) putri Bung Karno yang juga adik dari Megawati Soekarnoputri itu mengatakan dirinya lelah menyaksikan manuver politik Surya Paloh dan elit NasDem yang sama sekali tidak memperlihatkan keinginan merestorasi Indonesia menuju kebangkitan yang hakiki.


“Apa yang mau direstorasi. Sekarang jelas terlihat menjadi proxy kepentingan kapitalis, kepentingan asing,” ujar Rachma.

Rachma berseberangan pendapat dengan Surya Paloh dan NasDem terkait dukungan terhadap PDI Perjuangan dan Joko Widodo dalam Pilpres 2014.

Rachma mengatakan, baik Mega, PDIP dan Jokowi setali tiga uang, tidak akan berani menghadapi kepentingan asing. Alih-alih, hanya akan menjadi kepanjangan tangan dari kepentingan asing, seperti yang terjadi ketika Mega berkuasa pada periode 2001-2004.

“Saya pikir saya tidak bisa lagi disitu. Tidak sesuai dengan idealisme saya,” kata Rachma lagi.

Rachma juga menyesalkan Surya Paloh yang tidak pernah membicarakan dukungan terhadap Jokowi itu melalui merkanisme partai. Menurut Rachma manuver Surya Paloh merapat ke Mega dan Jokowi adalah manuver pribadi.

“Tidak ada pembicaraan organisatoris mengenai koalisi. Tidak ada kajian mengapa koalisi dengan PDIP dan mendukung Jokowi,” demikian Rachma. [dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya