Berita

Olahraga

UMP DKI Tinggi Jadi Daya Tarik Pendatang

SELASA, 05 AGUSTUS 2014 | 11:55 WIB

Arus urbanisasi di Jakarta terbilang tinggi, terutama pasca lebaran, Kebanyakan dari para pendatang baru itu tertarik Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI yang dianggap lebih tinggi.

"Bisa dibilang, UMP di Jakarta itu tinggi, dan jauh berbeda dengan upah di provinsi lain yang masih rendah. Tentu saja ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pendatang," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Purba Hutapea di Jakarta, Selasa (5/8).

Sayangnya, menurut dia, para pendatang baru itu tidak memperhitungkan tingginya biaya hidup di kota Jakarta. Nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) tahun ini mencapai Rp2,2 juta, sedangkan UMP sebesar Rp2,4 juta.


"Kalau upah di daerah tidak jauh berbeda dengan di Jakarta, maka tidak akan ada banyak pendatang baru di Jakarta, karena mereka (pendatang) tidak akan tertarik dengan upah yang hampir sama nilainya," ujar Purba seperti diberitakan Antaranews.

Dia menuturkan berdasarkan hasil survei Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, pendatang baru di Jakarta tahun ini diperkirakan mencapai 68 ribu orang.Jumlah ini meningkat tajam apabila dibandingkan pendatang pada 2013 lalu yang hanya berjumlah 52. ribu orang. Dengan demikian, kenaikannya pada tahun ini sekitar 31 persen.

Selain tingginya UMP, menurut dia, faktor lain yang menyebabkan banyaknya pendatang baru di ibukota, lantaran tidak ada lagi Operasi Yustisi Kependudukan (OYK).

"Memang operasi yustisi itu sudah kita hapuskan, tapi sudah diganti dengan Operasi Bina Kependudukan (Binduk). Namun, meskipun sudah tidak ada lagi operasi yustisi, bukan berarti tidak ada lagi penertiban," tegas Purba.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya