Berita

foto:net

Olahraga

Ahok Siap Bertempur Lawan Oknum TNI yang Beking PKL Liar di Monas

SENIN, 04 AGUSTUS 2014 | 16:31 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama geram terhadap tingkah oknum TNI yang membekingi para pedagang kaki lima (PKL) liar di kawasan Monas.

Pasalnya, paska penertiban PKL liar pada Sabtu (2/8) lalu, salah seorang personel Satpol PP Jakarta Pusat diamankan pihak kepolisian Polsek Gambir karena diduga melakukan tindakan penganiayaan.

Polisi mengamankan petugas Satpol PP yang tengah bertugas menangkap oknum TNI yang diduga menjadi beking PKL liar di Monas.


"Kita ngga tau, makannya mau pancing oknum TNI yang terlibat. Kenapa kalau nggak terlibat, personel Satpol PP ditangkap? Kepolisian mungkin takut, oleh sebab itu saya minta Kapolsek bebaskan karena alasan untuk keamanan orang kita," ujar Ahok dengan nada kesal di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (4/8).

Ia mengaku siap bertempur dengan oknum yang membekingi PKL dan parkir liar di Monas. Langkah ini diambilnya karena kondisi Monas yang tampak semrawut belakangan. Apalagi Pemprov DKI memiliki hak menertibkan Monas sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah nomor 8 tentang Ketertiban Umum.

Untuk itu, Ahok mengaku siap mempersenjatai petugas Satpol PP dengan senjata tajam dan senapan kejut listrik. Tak hanya itu, ia juga mengaku telah mendapat bantuan langsung dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) untuk mengamankan Monas. Paspampres akan ditugaskan menertibkan TNI yang diduga terlibat melindungi PKL liar di tempat ini.

"Makanya kita pancing pakai senjata tajam. Baku tembak-baku tembak deh soalnya kita punya hak," tuturnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya