Berita

basuki t purnama/net

Olahraga

Ahok Desak Jokowi Realisasikan UU Desa

SENIN, 04 AGUSTUS 2014 | 12:48 WIB | LAPORAN:

Kendati belum resmi dilantik sebagai presiden RI, Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama sudah mendesak Joko Widodo segera merealisasikan UU 6/2014 tentang Desa yang mengatur mengenai arus urbanisasi, perpindahan penduduk dari desa ke kota.

"Iya harus dilaksanakan, tapi saya kira tergantung uangnya (anggaran)," ujar Ahok, biasa dia disapa, kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (4/8).

Ia mengaku mendapat informasi dari Jokowi bahwa ada beberapa provinsi di Indonesia akan dijadikan sebagai model pembangunan desa.


"Pak Jokowi cerita beberapa provinsi dan kota akan menjadi model pembangunan," bebernya.

Menurut Ahok, dengan menerapkan model pembangunan yang lebih terinci sesuai anggaran akan mengubah desa menjadi magnet baru untuk masyarakat dalam mencari penghidupan yang lebih baik. Artinya, ibukota tidak akan lagi menjadi fokus utama masyarakat pedesaan dalam mencari penghasilan.

Jokowi, kata Ahok, juga berjanji akan mengucurkan APBN sebesar Rp 100 miliar ke setiap kota untuk membangun infrstruktur tempat tersebut.

"Ini akan mendorong pemerataan pembangunan seluruh indonesia," imbuh Ahok.

Sambil menunggu harapan itu terjadi, Ahok mengaku akan bersabar menangani lonjakan pendatang yang masih berpikir bahwa Jakarta tempat mencari pekerjaan.

"Sekarang kayak semut yang ikuti gula. Orang duitnya ada di Jakarta dan Jabodetabek lebih banyak, mereka akan ke sini," ucap mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Sebagaimana diketahui, UU 6/2014 tentang Desa khususnya di Bab VIII soal kewenangan dan aset desa di Pasal 72 ayat 1 huruf b tercantum bahwa pendapatan desa bisa bersumber dari APBN. Tetapi dalam UU itu tidak disebutkan berapa alokasi anggaran untuk pembangunan desa. Sementara itu di Pasal 72 ayat 2 tertulis bahwa sumber keuangan dari APBN ditujukan untuk mengefektifkan program berbasis desa secara merata dan berkeadilan.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya