Berita

basuki t purnama/net

Olahraga

Ahok: Siapapun yang Tinggal di Pinggir Rel dan Kolong Tol Mesti Dibongkar

SENIN, 04 AGUSTUS 2014 | 10:51 WIB | LAPORAN:

Usai liburan Lebaran, pendatang baru di Jakarta diperkirakan mencapai 60 ribu orang.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan, sebagai ibukota negara, Jakarta sebetulnya sangat terbuka bagi siapapun yang hendak mencari penghidupan lebih baik.

"Siapapun boleh datang. Kita ambil contoh sederhana saja, pembantu rumah tangga saja pulang kampung, ibu-ibu pesan, 'kalau ada yang mau kerja, diajak ya". Bener nggak? Nah, kenapa pembantu rumah tangga boleh datang ke Jakarta karena mereka masih ditampung di bosnya," ujar Basuki di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (4/8).


Sebaliknya jika yang direkrut itu tenaga kerja muda dengan bayaran rendah seperti terjadi di pabrik-pabrik kecil. Hal ini justru memicu tumbuhnya pemukiman kumuh karena pabrik tempat mereka bekerja tidak menyediakan fasilitas tempat tinggal.

"Justru jakarta yang paling repot itu pabrik-pabrik, itu merekrut tenaga kerja muda supaya bisa dibayar murah. Itu yang saya larang, dan biasanya mereka tidak menyediakan tempat tinggal, mereka terpaksa tinggal di pinggir-pinggir sungai itu. Nah ini yang bahaya. Kita mau dorong pabrik-pabrik itu keluar dari Jakarta saja," tegasnya.

Ia tak masalah jika ada yang ingin mengadu nasib di Jakarta selama mengikuti aturan. Yakni, memiliki uang dan keterampilan yang bermanfaat. Namun ia tak segan-segan mengusir pendatang baru yang cuma jadi pengangguran di Jakarta.

"Turis boleh nggak datang ke Jakarta? Boleh, Kenapa boleh? Punya duit soalnya. Kalau yang datang ke sini kelas menengah ke atas, punya keterampilan ya nggak apa-apa. Orang ngadu nasib gimana? Boleh orang ngadu nasib di Jakarta, ngadu nasib kamu harus tinggal sama saudara, sama temen kamu. Kalau kamu bisa berhasil kita kasih tinggal, kalau nggak kamu mesti pulang kampung juga," terangnya.

"Nah caranya gimana? Jangan ada kawasan kumuh. Semua yang tinggal di pinggir kereta, pinggir sungai, dikolong tol mesti kita bongkar semua, seperti itu," tegasnya lagi.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Koops TNI Papua Gelar Baksos di Panti Asuhan Santa Susana Mimika

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:09

Mahfud MD Usul Fraksi DPR Dibikin Dua Blok

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00

Wakapolri Ingin Setiap Kebijakan Polri Bisa Dipertanggungjawabkan secara Ilmiah

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:33

Jimly Asshiddiqie Usul Masa Jabatan KPU seperti MK

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:20

Iran Menolak Tunduk kepada Trump

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:09

Inilah 11 Pimpinan Baru Baznas

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:40

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25

Setara Institute Catat 221 Pelanggaran KBB Sepanjang 2025

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:15

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:01

Pramono-Rano Berhasil Tuntaskan PR Pemimpin Terdahulu

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:29

Selengkapnya