Berita

gus sholah/net

Politik

Hoax, Kabar Gus Sholah Akan Jadi Penasihat Presiden

SABTU, 02 AGUSTUS 2014 | 19:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Tokoh Nadhlatul Ulama KH Salahuddin Wahid disebut-sebut akan diangkat menjadi Penasihat Presiden usai Jokowi-JK ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih oleh Mahkamah Konstitusi.

Terkait kabar tersebut, Gus Sholah, demikian adik Gus Dur ini disapa, membantahnya.

"Itu kabar burung," tulis Gus Sholah dalam akun twitter miliknya, @Gus_Sholah (Sabtu, 2/8).


Kabar Gus Sholah bakal aktif di Dewan Pertimbangan Presiden tersebar di jejaring sosial twitter. Adalah Reyhan Naufaldy, pemilik akun @naufalPFCdusun yang pertama kali menanyakan langsung kabar tersebut ke Gus Sholah.

Dalam satu kesempatan sebelum Pilpres digelar, Gus Sholah pernah menyampaikan bantahan jika dirinya mendukung pasangan Jokowi-JK. Selain sebagai tokoh NU, bantahan saat itu disampaikan Gus Sholah selaku Pembina Organisasi Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren se-Indonesia (MPPPI).

Sebelumnya, selain Gus Sholah, nama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto disebut-sebut juga bakal jadi Watimpres jika Jokowi-JK dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2015. Surya Paloh dan Wiranto menempati posisi Watimpres karena keduanya sejak awal mendukung pencalonan Jokowi-JK.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya