Berita

Olahraga

Pendatang Baru di Jakarta Diberi Waktu 14 Hari untuk Berpikir

JUMAT, 01 AGUSTUS 2014 | 10:57 WIB | LAPORAN:

Sebagai pengganrti operasi yustisi kependudukan (OYK), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mengadakan pendataan pendatang baru. Pendataan ini akan dilakukan melalui Operasi Bina Kependudukan (Binduk) pada H+14 Lebaran nanti.

"Kita lakukan monitoring penduduk yang mudik dan balik ke Jakarta di Posko Nasional Kementerian Perhubungan serta melakukan Operasi Binduk," ujar Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Purba Hutapea saat dihubungi, Jumat (1/8).

Menurut Purba, monitoring terhadap pemudik yang kembali ke Jakarta telah dilakukan sejak H-7 Lebaran kemarin. Pendatang baru yang tiba di Jakarta diberi waktu 14 hari untuk tinggal. Setelah itu, pendatang baru harus memutuskan apakah akan tinggal permanen di Jakarta atau kembali pulang ke daerah asalnya.


"Untuk mengendalikan mobilitas penduduk di DKI Jakarta, kami bekerja sama dengan instansi terkait melakukan sosialisasi berbagai kebijakan Pemprov DKI," jelasnya.

Pendataan Binduk ini akan melibatkan pengurus RT dan RW. Petugas akan mendatangi rumah kontrakan, rumah permanen dan kos-kosan untuk mendata penduduk baru. Namun Prabu menegaskan, dalam pendataan ini tidak ada razia KTP dan pengadilan tindak pidana ringan (tipiring) ditempat seperti OYK sebelumnya.

"Kami hanya akan mengingatkan mengenai aturan tinggal 14 hari itu kepada pendatang baru. Bila tidak dipatuhi maka akan dipulangkan," tandasnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya