Berita

Warga yang Datang ke Open House JK Lebih Banyak Dibanding Tahun Lalu

KAMIS, 31 JULI 2014 | 17:12 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Warga sangat antusias saat bersilaturrahmi ke kediaman HM Jusuf Kalla, di Makassar, Selasa kemarin. Masyarakat pun kurang sabar ingin berjabat tangan dengan Wakil Presiden terpilih tersebut.

"Ada antusiasme masyarakat yang sangat tinggi untuk memberikan ucapan selamat kepada Pak JK atas kemenangannya menjadi Wakil Presiden berpasangan dengan Presiden terpilih, Joko Widodo," kata Juru Bicara Dewan Masjid Indonesia (DMI), Hery Sucipto, Rabu (30/7).

Akibatnya, lanjut Hery, warga kurang memperhatikan ketertiban hingga berdesak-desakan dan menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.


"Kejadian seorang meninggal dan beberapa terluka dalam open house di rumah Pak JK itu sama sekali di luar kendali dan di luar kontrol petugas. Kalau saja warga bisa lebih bersabar dan tertib, saya yakin peristiwa itu tidak akan terjadi," papar Hery.

Pihaknya mengakui masyarakat yang datang tahun ini jauh lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Ia menduga, kemenangan JK dalam Pilpres antara lain membuat warga semakin antusias.

Ia meluruskan pemberitaan di beberapa media yang menyebutkan, kejadikan tersebut akibat warga berdesak-desakan untuk mendapatkan pembagian sedekah dari Ketua Umum DMI tersebut.

"Kejadian yang tak diduga tersebut murni musibah dan bukan disebabkan oleh pembagian sedekah, tapi masyarakat yang ingin memberikan ucapan selamat kepada Pak JK," jelas kader Muhammadiyah tersebut.

Ia menambahkan, bahwa Jusuf Kalla dan keluarga setiap tahun membagikan sedekah dalam bentuk paket Lebaran dan berisi antara lain bahan sembako. Itu sudah berlangsung lama, sekitar 10 tahun.

"Hanya saja Pak JK berpesan, tidak usah sedekah tersebut diekspose ke media. Paket Lebaran itu pun setiap tahun dibagikan ke masyarakat dan kaum dhuafa melalui ormas-ormas Islam, seperti NU, Muhammadiyah, HMI, Anshor, PII dan lain sebagainya," ujar Hery.

Melalui ormas tersebut itulah, lanjut dia, paket Lebaran didistribusikan hingga ke cabang dan ranting (desa) dalam jaringan masing-masing ormas itu. "Untuk tahun ini Pak JK membagikan sebanyak 100 ribu paket," tambah Hery.

Pada prinsipnya, kata dia, JK ingin berbagi, khususnya dengan mereka yang kurang beruntung dan selalu memberikan perhatian kepada kalangan masyarakat yang membutuhkan. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya