Berita

ilustrasi/net

Dunia

Sehari Menjelang Pemilu, Pertarungan Diramalkan Semakin Ketat

RABU, 30 JULI 2014 | 00:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Diperkirakan perebutan sembilan dari 15 kursi Majelis Nasional dalam pemilu sela hari ini (Rabu, 30/7) akan berlangsung dengan sangat ketat.

Partai Saenuri yang berkuasa menurut sejumlah survei menghadapi perlawanan sengit dari pihak oposisi terutama Aliansi Politik Baru (NPAD) untuk Demokrasi.

Bagi Saenuri pemilu sela ini sangat menentukan posisi pemerintahan Park Geun-hye yang sejak kecelakaan feri Sewol pertengahan April lalu menjadi bulan-bulanan.


Partai Saenuri diperkirakan menang di Busan, Ulsan dan Chungju, Provinsi Chungcheoung Utara.

Sementara NPAD memimpin di tiga atau empat pertarungan diu basis mereka di Provinsi Jeolla.

Di kawasan ibukota, kubu oposisi pun mulai memperlihatkan tanda-tanda kemenangan.

Di dapil Dongjak-B, Seoul, misalnya. Roh Hoe-chan dari Partai Keadilan semakin percaya diri menghadapi Na Kyung-won dari Saenuri setelah ia menggabungkan kekuatan dengan Ki Dong-min dari NPAD.

Adapun di Suwon, menurut Korea Times, dari tiga kursi yang diperebutkan kandidat Saenuri Chung Mi-kyung kelihatannya akan menang mudah di Suwon B. Sementara pertarungan dua dapil lainnya di Suwon masih terbilang ketat.

Namun demikian NPAD memperkirakan calon mereka akan memimpin dengan perbedaan tipis di Suwon C dan Suwon D setelah mereka memutuskan berkoalisi dengan Partai Keadilan.

Mantan anggota Majelis Nasional Jung Jang-sun tadinya diperkirakan akan menang mudah di dapil Pyeongtaek-B. Tetapi survei yang dilakukan belakangan memperlihatkan pertarungan akan berlangsung dengan ketat setelah Saenuri memasang Yoo Eui-dong.

Saling klaim antara Saenuri dan oposisi juga terjadi di Gimpo, Provinsi Gyeonggi.

Hong Cheol-ho dari Saenuri diyakni akan mengalahkan Kim Doo-kwan yang juga mantan gubernur Provinsi Gyeongsang Selatan. Tetapi menurut NPAD Kim berhasil menyamai elektanilitas Hong di menit-menit terakhir. [dem/koreakini]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya