Berita

rmol

Jalur Selatan Padat, Sejumlah Jalan Dialihkan

SABTU, 26 JULI 2014 | 18:05 WIB | LAPORAN:

Memasuki H-2 arus mudik jalur selatan Tasikmalaya dipadati kendaraan pemudik. Untuk mengatasi kemacetan panjang, petugas mengalihkan pemudik tujuan Jawa Tengah ke jalan alternatif yakni Jalan Suryalaya yang nantinya menembus Jalan Kawali Ciamis.

Pada hari ini (Sabtu, 26/7), arus kendaraan dari arah Bandung menuju Jawa Tengah dan sebaliknya padat. Seperti yang terjadi di kawasan Cisayong hingga perlintasan kereta api Cibodas, pemudik harus mengurangi kecepatan kendaraannya karena antri masuk perlintasan. Tak pelak kendaraan mengular hingga 10 Km.

Untuk mengurai kemacetan, petugas di wilayah Pamoyanan melakukan sistem buka tutup dengan mengalihkan kendaraan dari arah Bandung menuju Jawa Tengah ke jalan alternatif Suryalaya menuju Panjalu dan masuk ke jalan Kawali, Ciamis.


Kemacetan parah terjadi di flyover Rajapolah akibat adanya pengalihan jalur. Ini lantaran jembatan Cibaruyan, Cihaurbeuti, Ciamis tidak bisa dilewati, petugas mengalihkan jalur mudik ke dalam Kota Tasikmalaya.

Sementara dampak pengalihan jalur dari Rajapolah Polah menuju Kota Tasikmalaya, terjadi kepadatan di beberapa ruas jalan utama. Di Jalan Letnan Harun misalnya, kendaraan mengular hingga 2 Km. Tak hanya itu kepadatan juga terjadi di kawasan Parhon Indihiang. Di tempat ini dari kedua arah ribuan kendaraan merayap pelan, karena volume pemudik membeludak.

Tepat melintasi pertigaan Cisayong kendaraan pemudik kembali harus merayap pelan karena sejumlah kendaraan keluar masuk menuju jalan alternatif.
Kepadatan juga terjadi di perlintasan Kereta Api Cibodas. Di tempat tersebut kendaraan harus antri dan melaju pelan saat roda kendaraan melindas bantalan rel kereta api. Kemacetan di daerah ini diperparah denagan kondisi jalanan yang menyempit dan banyak tikungan tajam.

Diperkirakan kepadatan arus mudik akan terjadi hingga dinihari nanti karena jembatan Cibaruyan, Cihaurbeuti, Ciamis, belum bisa dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat.

Sementara itu untuk mengurangi kemacetan arus mudik di jalur selatan Tasikmalaya berbagai upaya dilakukan aparat kepolisian. Salah satunya dengan memindahkankan jalur mudik ke jalan alternatif. Tapi pemudik yang masuk ke jalan ini diimbau untuk berhati-hati karena kondisi jalannya rusak parah. [ian]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya