Di kala musim hujan, yang ada di benak bikers adalah jas hujan sebagai kebutuhan penting. Apalagi bagi para pemudik motor jelang Lebaran 2014.
Namun, saking banyaknya ragam dan jenis jas hujan membuat kita bingung memilihnya.
Bukan apa-apa, salah memilih jas hujan bisa fatal akibatnya. Memang secara tampilan kadang terlihat bagus, tapi kalau material maupun jahitannya tidak bagus, potensi kebocoran bakal selalu ada.
Tapi tenang, dengan tips sederhana ini, Anda tidak akan membeli jas hujan seperti membeli kucing dalam karung.
Pertama, saat membeli jas hujan hindari jas hujan model ponco atau tanpa sambungan. Jas hujan seperti ini kerap merepotkan dan berbahaya karena sering tersangkut di gir belakang motor.
Jadi disarankan untuk membeli jas hujan dengan model seperti baju dan celana, dan usahakan yang pas di badan sehingga tidak mengganggu pengendalian.
Kemudian soal bahannya, pilih jas hujan yang menggunakan bahan Polyvinyl Chloride (PVC). Jas hujan seperti ini tidak tembus air meski dihadapkan dengan hujan lebat sekaligus.
Bahan PVC ini memiliki pori-pori yang lebih ketat dan halus dibandingkan dengan jas hujan berbahan parasut yang mudah menyerap air karena pori-porinya besar.
Lalu cek resleting dan jahitannya, pastikan resleting dari bahan yang kuat. Juga perhatikan bagian jahitan. Ada baiknya yang dipress, karena kalau cuma jahitan masih ada kemungkinan bocor. Bakal lebih baik kalau dijahit kemudian dilapisi press.
[ald]