Berita

joko widodo/net

Meski Kalah, Jokowi Tetap Perhatikan Jabar

RABU, 23 JULI 2014 | 14:51 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang Pilpres 2014.

Meski dari hasil penghitungan suara, pasangan yang diusung PDIP, Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI ini kalah di Jawa Barat, Jokowi-JK memastikan tetap peduli dengan Tanah Pasundan itu.

Demikian disampaikan Jurubicara Tim Pemenangan Jokowi-JK Jabar, Waras Wasisto, dalam rilisnya kepada redaksi, Rabu (23/7).


"Tak ada keraguan sedikitpun, Pak Jokowi dan Pak JK sangat peduli dengan Jawa Barat. Meski kami kalah di Jabar, tapi kan Jabar itu penyumbang suara ketiga terbesar untuk pasangan Jokowi-JK," ujarnya.

Waras mengatakan, sebagai bukti kecintaan Jokowi pada Jabar adalah, ketika proses penghitungan suara masih berlangsung dan pasangan Jokowi-JK diprediksi kalah di Jabar, Jokowi justru datang ke Jabar untuk menunjukan perhatiannya kepada provinsi dengan jumlah penduduk terbesar itu. Dan Jabar adalah daerah pertama yang dikunjungi Jokowi pasca pemungutan suara.

Atas nama tim pemenangan Jokowi-JK Jabar, Waras mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga Jabar yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan Pilpres 2014. Ucapan terimakasih secara khusus disampaikan kepada KPU dan Bawaslu Jabar, KPU dan Panwaslu Kabupaten/Kota, PPK, PPS hingga KPPS.

"Kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Kapolda Jabar, Pangdam III Siliwangi, dan para stakeholder lainnya di Jawa Barat yang secara bersama-sama telah mengamankan jalannya Pilpres di Jawa Barat," demikian Waras. [rus]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya