Berita

prabowo subianto

Pengunduran Diri Prabowo Sejarah Baru Demokrasi Indonesia!

SELASA, 22 JULI 2014 | 22:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keputusan calon presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto menarik diri dari proses Pemilihan Presiden 2014 merupakan sejarah baru dalam kehidupan politik dan demokrasi Indonesia. Rakyat Indonesia pun sudah mengetahui lima point alasan Prabowo mengambil langkah tersebut. (Baca: Ini Selengkapnya Pernyataan Sikap Prabowo-Hatta)

"Keputusan tersebut sudah dipertimbangkan matang," jelas politikus muda Gerindra, Andy R. Wijaya kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 22/7).

Prabowo telah menyampaikan sikap tersebut tadi malam ke kader Gerindra. Dalam kesempatan itu, jelas Andy, Prabowo mengajak kadernya untuk berjuang tanpa kekerasan, berjuang dengan hati, pikiran jernih, seperti Mahatma Gandhi mengusir Inggris dari tanah India.


"Dan itu berhasil menjadi tonggak sejarah mengantarkan India menjadi  kekuatan baru di Asia," ungkap dia.

Karena itu, Andy mengimbau seluruh kader Gerindra menyiapkan diri menghadapi situasi-situasi yang sulit diprediksi ke depan. Karena bisa jadi Gerindra akan menjadi kekuatan oposisi utama dalam mengawal kepentingan rakyat ke depan atau Gerindra bersama enam puluhan juta pemilih Prabowo akan berjuang secara konstitusional mendorong pemilu ulang.

"Kita belum sampai kesana. Sikap kita baru sebatas menolak keputusan KPU dan menarik diri dari seluruh proses Pilpres," tekannya.

"Jika Prabowo perintahkan kader bergerak, kita akan bergerak. Demi Merah Putih, kami siap selalu berkorban. Kita dukung penuh keputusan Prabowo menolak hasil Pilpres dan menarik diri dari proses Pilpres. Itu sudah harga mati bagi kami kader Gerindra," demikian Andy R. Wijaya. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya