Berita

Caroline Wozniacki

Olahraga

Wozniacki Sabet Gelar Ke-22

WTA Istanbul 2014
SELASA, 22 JULI 2014 | 08:42 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Akhirnya bekas petenis putri nomor satu dunia, Caroline Wozniacki sukses menyandang gelar juara tahun 2014. Keberhasilan meraih gelar WTA kali ini merupakan yang ke 22 sejak debutnya pada tahun 2005.

Berkat kemenangan pertama musim  ini pula Wozniacki telah menepis anggapan yang menyebut kualitas bermainnya telah menurun.

Petenis asal Denmark ini membuktikan ketangguhannya dengan menghempaskan Roberta Vinci di babak final WTA Istanbul Cup 2014, kemarin.  Wozniacki yang menempati peringkat 15 dunia ini berhasil menang mudah dengan skor telak, 6-1, 6-1.


Pada pertandingan yang berdurasi satu jam tujuh belas menit itu, Wozniacki tampil begitu konsisten. Dalam pertemuan kali ini Wozniacki seperti mengembalikan gelar ratu tenis pada tahun 2010.

Pada set pertama dia sama sekali tidak memberikan peluang kepada Vinci. Lawannya yang berusia 31 tahun itu dibuat kelabakan menghalau bola. Banyak skor raihan Wozniacki didapat atas point gratis akibat lantaran Vinci sering membuat kesalahan sendiri.

Memasuki set kedua tidak ada perubahan signifikan. Perlawanan Vinci yang mengandalkan smash tak berarti sama sekali. Bahkan, petenis Italia itu terus didikte sampai pertandingan kelar. Skor nyaris love game seperti set pertama terulang kembali diciptakan Wozniacki di set kedua sekaligus menutup pertandingan yang mengantarkan kemenangan bagi petenis 24 tahun ini.

“Saya senang memenangi gelar WTA kembali. Ini benar-benar momen terindah. Saya mendapat kebahagiaan yang luar biasa,” kata Wozniacki dikutip SkySports.

Petenis bertinggi 177 cm itu tercatat sudah meraih gelar WTA 22 kali. Tiga kali pada tahun 2008, 2009, enam kali pada 2010, 2011, dua kali pada tahun 2012, sekali pada tahun 2013,  dan menang lagi pada 2014.

Di pihak lain, Vinci tidak menampik penampilannya kali ini memang kalah jauh dari lawannya. Dia mengakui kekalahannya akibat terlalu sering melakukan kesalahan saat bertanding.

“Saya berusaha bermain agresif seperti biasanya tetapi saya membuat banyak kesalahan. Rasanya amat berat melawan Caroline karena ia mampu memukul ke berbagai arah di lapangan,” ujarnya.

Laga kali ini merupakan pertemuan ketiga Wozniack dan Vinci. Pada dua pertemuan sebelumnya, Caroline tidak pernah menang menghadapi serangan Vinci. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya