Berita

Koperasi

Bisnis

Koperasi Dianggap Efektif Wujudkan Kesejahteraan Dan Kelestarian Ekosistem

Diklaim Sukses Kurangi Kemiskinan
SENIN, 21 JULI 2014 | 09:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid mengatakan, sudah saatnya koperasi diangkat ke permukaan sebagai pilar negara dan bangsa untuk mewujudkan negara kesejahteraan dan lestarinya ekosistem negara.

Dia menjelaskan, sebagai pilar negara, koperasi berpotensi besar mengentaskan kemiskinan dan  pengangguran. Bahkan, badan usaha tersebut juga  sukses mengurangi kesenjangan sosial dan menahan laju kerusakan lingkungan serta pengerukan sumber daya alam.

Kemajuan koperasi juga akan mampu menjamin kedaulatan pangan dan energi serta melestarikan budaya gotong-royong  dan kearifan lokal sekaligus menekan berkembangnya budaya individualisme, konsumerisme dan pragmatisme transaksional.


“Koperasi mampu menjadi instrumen yang efektif untuk mewujudkan negara kesejahteraan dan lestarinya ekosistem NKRI yang dikehendaki oleh Pancasila dan Konstitusi UUD 1945. Inti dari koperasi pilar negara adalah human capital dan natural capital,” ujar Nurdin.

Dia mengatakan, manusia Indonesia masa depan harus tumbuh di atas basis nilai-nilai koperasi seperti kejujuran, kesetaraan, transparansi, kerja sama dan solidaritas. “Sosok manusia seperti itu akan menguatkan negara demokrasi dan negara hukum yang berujung pada pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan,” cetusnya.

Dia mengatakan, koperasi Indonesia memiliki dua dimensi, yaitu koperasi sebagai filosofi dan koperasi sebagai unit atau lembaga usaha bersama. Sebagai filosofi, koperasi adalah gotong-royong berazaskan kekeluargaan yang merupakan nilai fundamental dalam kehidupan sosal budaya masyarakat sejak dahulu kala. Sebagai unit usaha, koperasi merupakan badan usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan untuk kesejahteraan bersama.

“Filosofi gotong-royong dan kekeluargaan merupakan roh yang menghidupkan ke-Indonesiaan kita hingga hari ini. Tanpa roh itu, eksistensi NKRI bisa terancam di masa depan,” tegas bekas Ketua PSSI ini.

Untuk itu, Dekopin menyelenggarakan kegiatan antara lain lomba karya tulis dan seminar nasional dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-67.  Dua kegiatan tersebut, mengusung tema yang yang sama yaitu Koperasi Pilar Negara.

Seminar nasional digelar 14 Juli di Hotel Aryaduta, Medan,  diikuti 500 peserta, yang berasal dari wakil gerakan koperasi seluruh Indonesia dan gerakan koperasi di Sumatera Utara.

Untuk lomba karya tulis dibagi dalam kategori akademisi, praktisi dan wartawan.  “Kami ingin melakukan sosialisasi sekaligus mendapatkan masukan dari tiga kalangan strategis yang punya sudut pandang berbeda ,” ucap Nurdin. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya