Berita

M Nuh

Wawancara

WAWANCARA

M Nuh: Nggak Boleh Ada Kekerasan Saat Masa Orientasi Siswa SMP & SMA

RABU, 16 JULI 2014 | 10:38 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemandangan umum memasuki tahun ajaran baru adalah kegiatan masa orientasi siswa (MOS) di tingkat SMP dan SMA yang kerap dijadikan ajang perpeloncoan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh meminta, Dinas Pendidikan kabupaten/kota dan provinsi ikut memantau pelaksanaan MOS tahun ajaran 2014.

Menurutnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengirim surat edaran ke dinas-dinas pendidikan di seluruh daerah terkait hal itu.


“Ada Peraturan Menteri (Permen), surat edaran dari Direktur Jenderal Pendidikan Dasar (Dirjen Dikdas) dan Dirjen Pendidikan Menengah (Dikmen). Semua komplit. Sudah kami edarkan mulai bulan Mei,” ujar Nuh kepada Rakyat Merdeka di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/7).

Melalui surat tersebut, kepala sekolah juga diminta mengawasi pelaksanaan MOS. Kegiatan itu tidak boleh diserahkan kepada senior, karena rentan terjadi kekerasan.

 â€œTidak boleh ada aktivitas yang menjurus kekerasan. MOS harus melekat langsung ke kepala sekolah, tidak boleh diserahkan kepada senior,” tegas Mendiknas.
 
Berikut kutipan selengkapnya:

Apa Kemendiknas memiliki aturan tentang MOS?
Peraturan tentang MOS sudah kami buat. Aturan yang sudah ada, diantaranya, Kemendikbud tidak membenarkan adanya praktek kekerasan dalam pelaksanaan MOS. Karena itu, kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, atau guru pembina harus mendampingi siswa selama kegiatan MOS.

Apa tujuan pelaksanaan MOS?
MOS bertujuan untuk memperkenalkan kepada siswa (baru) tentang jenjang pendidikan selanjutnya.

Apa yang dikenalkan?
Mereka dikenalkan tentang nilai, sistem yang ada di sekolah itu. Selain itu, MOS juga harus memasukkan nilai-nilai kemuliaan dan karakter sesuai Kurikulum 2013.

Pembentukan sikap menurut Kurikulum 2013 dimulai dari lima nilai dasar, yakni kejujuran, kasih sayang, kebersihan, kedisiplinan, dan toleransi. Kelima nilai dasar itu menjadi sumber nilai-nilai sikap yang lain, seperti nilai kepedulian, semangat berbagi, kerja keras, dan sebagainya. Masih banyak nilai kemuliaan lain yang perlu diajarkan selama MOS. Sumbernya pada lima nilai tersebut.
 
Bagaimana dengan praktik kekerasan atau perpeloncoan terhadap siswa baru?
Kami sudah memberi garis tegas. Tidak boleh ada budaya kekerasan di sekolah.

Siklus kekerasan atau budaya kekerasan yang diturunkan dari siswa senior ke junior harus diputus. Kalau tidak dilakukan, para junior yang menjadi senior akan melakukan kekerasan pada tahun selanjutnya.

Karena itu, kami meminta Dinas Pendidikan di kabupaten/kota dan provinsi, serta para kepala sekolah berperan aktif dalam memantau kegiatan tersebut. Masa MOS ini harus kita amankan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
 
Jika masih ada pelanggaran, apa sanksi yang akan dijatuhkan?
Kalau ada yang terbukti (melanggar), ya kita tindak tegas. Kalau siswa terlibat, dia bisa dikeluarkan dari sekolah. Jika kepala sekolah ikut terlibat, dia harus bertanggung jawab dan bisa dipindahkan.
 
Bagaimana tindak kekerasan di sekolah semi militer?

Semua sekolah tida boleh melakukan tindak kekerasan, tidak ada pengecualian.  ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya