Berita

Olahraga

Intiland Berharap Pemprov DKI Perbanyak Kapasitas Waduk Melati

RABU, 16 JULI 2014 | 14:33 WIB | LAPORAN:

Pemasangan pompa air di Waduk Melati telah masuk dalam tahap perencanaan.

Demikian dikatakan Wakil Presiden Direktur merangkap Chief Operating Officer Jakarta PT Intiland Tbk, Suhendro Prabowo melalui keterangan tertulis yang diterima Rakyat Merdeka Online siang ini (Rabu, 16/7).

Jelas Suhendro, Intiland sudah melakukan analisa kapasitas pompa air untuk antisipasi banjir hingga 25 tahun ke depan. Diharapkan, Waduk Melati dapat menjadi area tangkapan air di wilayah Jakarta Pusat sehingga banjir bisa dicegah memasuki kawasan Jalan Sudirman dan M.H Thamrin, Jakarta Pusat. Suhendro mengimbau Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa meningkatkan kapasitas Waduk Melati.


"Kami menyanggupi permintaan tersebut. Sekarang sedang masuk dalam tahap perencanaan," kata Suhendro.

Dalam tahap perencanaan ini, Suhendro menjelaskan, pihaknya tengah mencari tahu berapa besaran investasi yang harus dikeluarkan untuk proyek itu, terutama jumlah pompa yang harus dibeli.

"Ya sekarang kita lagi hitung-hitungan lah. Ini kan pakai program CSR (corporate social responsibility) kita. Jadi kita lagi rencanakan, mau ada berapa pompa, mau dipasang di mana saja dan berapa biayanya?," paparnya.

Ia sendiri belum dapat memastikan kapan tahap perencanaan itu dapat diselesaikan. Namun ia berjanji pengerjaan Waduk Melati bisa segera memasuki tahap pemasangan pompa air. Sejak awal PT Intiland ingin memasang pompa air yang dapat menahan banjir hingga 100 tahun ke depan.Sayang, biaya yang dibutuhkan sangat besar.

"Ternyata pompa air yang mampu mengantisipasi banjir hingga 50 tahun atau 100 tahun biaya investasinya mahal. Makanya kami ambil yang 25 tahun saja," tuturnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya