Berita

dahnil anzar simanjuntak

Politik

Para Tokoh Jangan Sebar Kekhawatiran akan Terjadi Kerusuhan

SELASA, 15 JULI 2014 | 22:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Para tokoh di negeri ini diingatkan untuk tidak menghembuskan kekhawatiran akan muncul konflik yang berujung anarkis paska pengumuman hasil pilpres 22 Juli 2014 mendatang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Demikian disampaikan ekonom Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Selasa, 15/7).

Pasalnya, jelas Dahnil, kekhawatiran-kekhawatiran tersebut akan mengganggu kondusifitas iklim investasi di Indonesia. Karena saat ini saja, investor wait dan see dan tidak membuat keputusan ekonomi strategis sampai ada kepastian politik.


"Jangan kemudian diperparah dengan sentimen negatif seperti konflik pilpres yang berujung pada chaos, yang membuat investor justru berasumsi kepastian sulit didapat," ungkap Dahnil.

Yang perlu dilakukan para tokoh dan politisi adalah menyampaikan pesan-pesan optimisme kepada pasar, bahwa rakyat Indonesia sudah sangat dewasa dalam berdemokrasi. Kalau ada capres yang tidak menerima hasil pengumuman KPU, toh ada mekanisme hukum yaitu mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

"Saya yakin bila ada capres tidak negarawan dan cenderung provokatif ketika kalah, bisa dipastikan dia akan ditinggal rakyat Indonesia, bahkan oleh pemilihnya sendiri," demikian Dahnil. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya