Berita

Djoko Suyanto

Wawancara

WAWANCARA

Djoko Suyanto: Isu Kerusuhan Hanya Isapan Jempol, Jakarta & Kota Lainnya Masih Aman

SELASA, 15 JULI 2014 | 09:33 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto menyikapi hasil quick count Pilpres 9 Juli lalu yang kedua pasangan capres-cawapres mengklaim kemenangan.

“Siapapun tidak boleh menyatakan sebagai pemenang sebelum ada pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU),’’ kata  Djoko Suyanto kepada Rakyat Merdeka, di Istana Negara, Jumat (11/6).

“Jangan berandai-andai. Proses penghitungan suara oleh KPU masih berjalan. Tunggu saja hasil resmi (yang akan diumumkan KPU) 22 Juli 2014,”  tambahnya.


Berikut kutipan selengkapnya;

Ada yang protes sejumlah lembaga survei mengenai hasil quick count Pilpres 9 Juli lalu, tanggapan Anda?
Itu kan metodologi sebuah sampel yang bisa saja berbeda. Karena masing-masing punya lembaga survei sendiri. Tapi lembaga survei itu tidak boleh saling komplain paling benar. Jangan berandai-andai. Prosesnya saja masih berjalan (penghitungan suara) di KPU.

Akibat perbedaan hasil survei, masyarakat jadi bingung, ini bagaimana?
Masyarakat mau percaya quick count apa percaya KPU. Tentunya saya yakin masyarakat akan mempercayai real count dari KPU. Informasi itu memang penting dan perlu. Akan tetapi harus terlebih dahulu dicerna apakah benar atau tidak.

Bagaimana jika ada pihak yang tidak setuju dengan hasil Pilpres?
Kalau mau protes, kan sudah ada tanggalnya (bisa diajukan ke Mahkamah Konstitusi). Ikuti saja prosesnya. Yang penting tunjukkan komitmen untuk mengikuti aturan konstitusi. Pemilu 2004 ada yang tidak setuju, lalu diputuskan dan selesai. Tahun 2009 juga ada yang mengadu ke MK, diadili dan diputuskan, sudah selesai.

Ada teror yang diterima lembaga survei, apa ini masih kategori aman?
Jakarta dan kota-kota lainnya di Indonesia masih masuk dalam kategori aman.

Contohnya, di Jakarta tidak ada yang rusuh. Isu kerusuhan itu hanya isapan jempol belaka. Itu hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Apa yang Anda lakukan untuk meredam gejolak akibat perbedaan hasil quick count?
Saya sudah komunikasi dengan teman-teman yang memimpin lembaga survei. Mereka menyatakan hasil quick count itu memang bukan hasil resmi. Informasi ini sangat penting. Teman-teman Pers harus menyampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Apa himbauan Anda kepada kedua kubu capres-cawapres?
Kedua belah pihak pasangan capres untuk tidak mengerahkan massa secara berlebihan yang bisa menimbulkan gesekan dan kekacauan.
 
Keduanya diharapkan bisa menahan diri untuk tidak melakukan tindakan provokatif yang kontraproduktif bagi keamanan dalam proses demokrasi yang sedang berlangsung. ***

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya