Berita

Adhie M Massardi

Mereka Memutilasi Demokrasi

SABTU, 12 JULI 2014 | 15:53 WIB | OLEH: ADHIE M. MASSARDI

SESUNGGUHNYA Quick Count dan Survei Opini publik itu bagian dari demokrasi, sebagaimana kemerdekaan pers, kebebasan berkumpul dan berserikat serta kebebasan berpendapat.

Dan demi kepentingan apa pun tidak boleh demokrasi dimutilasi.

Maka sungguh keji dan biadab barang siapa membuat Quick Count dan Survei Opini publik semata-mata demi kepentingan propaganda, dan untuk itu dia memperoleh bayaran miliaran rupiah, atau jabatan dalam kekuasaan pemerintahan, atau konsesi politik lainnya, sedang dia tak peduli akibat perbuatannya masyarakat terbelah dan marah,


Sungguh, perbuatan memutilasi demokrasi yang demikian itu serupa dengan memotong-motong mayat saudaranya untuk dijual di pasar daging.

Itulah sekeji-kejinya perbuatan manusia.

Maka orang-orang (lembaga survei) yang demikian itu tidak layak lagi disebut intelektual karena telah kehilangan nilai moral. [***]

Penulis adalah inisiator Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya