Berita

Adhie M Massardi

Mereka Memutilasi Demokrasi

SABTU, 12 JULI 2014 | 15:53 WIB | OLEH: ADHIE M. MASSARDI*

SESUNGGUHNYA Quick Count dan Survei Opini publik itu bagian dari demokrasi, sebagaimana kemerdekaan pers, kebebasan berkumpul dan berserikat serta kebebasan berpendapat.

Dan demi kepentingan apa pun tidak boleh demokrasi dimutilasi.

Maka sungguh keji dan biadab barang siapa membuat Quick Count dan Survei Opini publik semata-mata demi kepentingan propaganda, dan untuk itu dia memperoleh bayaran miliaran rupiah, atau jabatan dalam kekuasaan pemerintahan, atau konsesi politik lainnya, sedang dia tak peduli akibat perbuatannya masyarakat terbelah dan marah,


Sungguh, perbuatan memutilasi demokrasi yang demikian itu serupa dengan memotong-motong mayat saudaranya untuk dijual di pasar daging.

Itulah sekeji-kejinya perbuatan manusia.

Maka orang-orang (lembaga survei) yang demikian itu tidak layak lagi disebut intelektual karena telah kehilangan nilai moral. [***]

Penulis adalah inisiator Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya