Berita

olly dondokambey/net

Hukum

Bendum PDIP Diperiksa Penyidik KPK

JUMAT, 11 JULI 2014 | 14:34 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bendahara Umum PDI Perjuangan, Olly Dondokambey, dalam kasus dugaan korupsi pembangunan sarana prasarana proyek pusat olahraga Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Olly menjadi saksi untuk Direktur Utama Dutasari Citralaras, Machfud Suroso. Olly saat ini sudah berada di ruang pemeriksaan. Dia tiba sekitar pukul 12.30 WIB tadi, ketika situasi di gedung KPK cukup sepi karena ibadah salat Jumat. Tak banyak komentar yang diutarakan Olly ketika hendak memasuki ruang pemeriksaan.

"(Diperiksa) buat Machfud Suroso," singkat Olly di kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/7).  


Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo, menyatakan hal sama. Dia menerangkan, Olly dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk Machfud Suroso.

KPK menetapkan Machfud sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan sarana prasarana proyek olahraga Hambalang sejak 6 November 2013 lalu. Ia diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dengan penerapan kedua pasal itu, Machfud disebut melanggar perbuatan hukum dengan menyalahgunakan kewenangannya untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain yang merugikan keuangan negara.

Olly Dondokambey diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek pusat latihan olahraga Hambalang. Hal itu terungkap juga di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta saat pembacaan vonis untuk terdakwa Teuku Bagus Mokhamad Noor (bekas petinggi PT Adhi Karya).

Olly disebut menerima uang suap Rp 2,5 miliar terkait pembangunan sarana olahraga di Bukit Hambalang, Bogor itu dalam kapasitasnya sebagai Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat.

KPK juga pernah menggeledah rumah Olly di Manibang, Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya