Berita

tb hasanuddin/net

Politik

TB Hasanuddin: Komunisme Sudah Almarhum!

SABTU, 05 JULI 2014 | 20:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pihak-pihak yang berusaha mewacanakan bahaya laten komunisme terlalu berlebihan. Sebab faktanya, jaman sudah berubah dan komunisme sudah almarhum.
 
"Kalau pendapat saya, jaman sudah berubah, komunis sudah almarhum. Ide komunis pun sudah bukan pilihan lagi bagi satu bangsa," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin, beberapa saat lalu (Sabtu, 5/7).
 
Sebagai bukti, TB Hasanuddin meminta untuk melihat Tiongkok yang kerap dianggap sebagai salah satu kampiun komunisme. Di Tiongkok, istilah komunis sebatas "komune" atau semacam azas yang terlanjur sudah dipakai. Sementara pelaksanaan atau aplikasi politiknya sudah lebih kapitalis.
 

 
Menurut TB Hasanuddin, ancaman yang riil sekarang, bila memakai istilah Orde Baru adalah justru paham ekstrim kanan dibanding komunisme yang diasosiasikan sebagai ekstrim kiri.
 
"Ekstrim kiri alias komunis sudah tak laku. Jadi ketakutan pada arwah komunis terlalu berlebihan," ujarnya.
 
Karena itu dia menduga bahwa wacana mengaitkan PDI-P dan Jokowi dengan komunisme hanya digunakan demi untuk menyerang lawan politik. TB Hasanuddin juga menegaskan partainya tak pernah mengajukan pencabutan TAP MPRS no.25/1966 soal larangan paham komunisme. Sebab sejumlah pihak, khususnya dari Tim Kampanye Prabowo-Hatta, menuduhkan hal demikian.
 
"Partai tidak pernah membahasnya apalagi secara resmi meminta TAP MPRS itu dihapus," tandasnya.[ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya