Berita

ilustrasi

Klaim Menang Telak di Arab Saudi, Tapi Data Sesama Pendukung Jokowi Nggak Sinkron

SABTU, 05 JULI 2014 | 14:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Masyarakat Indonesia di Arab Saudi hari ini melangsungkan pemilihan presiden. Berdasarkan exit poll, yang digelar relawan Jokowi-JK, jagoan mereka keluar sebagai pemenang.

Relawan Jokowi, Muhammad Ridwan, membeberkan suara Jokowi 81 persen; Prabowo-Hatta 14 persen. Suara tidak sah 5%.

"Kami hanya percaya kepada Jokowi yang akan mengembangkan ekonomi pedesaan dan industri kreatif, sehingga kami bisa memperoleh lapangan kerja dan tak perlu jadi migran," ujar Ridwan, menirukan seorang migran, Sabtu (5/7), seperti dikutip dari rilis yang dikirim Jokowi Media Center.


Para pendukung Jokowi-JK juga sudah ramai menyebarkan hasil Pilpres di Arab Saudi. Salah satunya tersebut lewat BlackBerry Messenger. Namun, hasilnya berbeda dengan yang di atas.

Berdasarkan informasi dari Ketua Aliansi Rakyat Merdeka, Jumhur Hidayat, hasil sementara hitung cepat Pilpres di Arab Saudi, Prabowo-Hatta 20 persen; Jokowi-JK 75 persen. Total suara sah 95 persen.

"Alangkah indah info ini: Hari ini, 5/7/14 PilPres Di Arab Saudi telah selesai. Hasil Sementara Hitung Cepat : Prabowo Hatta 20%, Jokowi JK 75%. Total Suara Sah 95%," begitu isi BBM Jumhur, yang merupakan pendukung Jokowi-JK.

"Ayo rakyat Indonesia di luar negeri saja tahu siapa yang baik, pastinya rakyat di dalam negeri tidak akan salah pilih! Salam, Jumhur," sambung mantan Kepala BNP2TKI ini.

Pilpres di luar negeri memang digelar 4-6 Juli, lebih dahulu dibanding dalam negeri, yang akan digelar 9 Juli mendatang. Namun, penghitungan suara digelar bersamaan  dengan di dalam negeri, 9 Juli. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya