Berita

ilustrasi/net

The Jakarta Post Diyakini Tetap Independen dan Profesional

JUMAT, 04 JULI 2014 | 23:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sikap harian berbahasa Inggris The Jakarta Post yang mendukung Jokowi-JK diyakini tidak akan menganggu independensi serta profesionalitas media massa dalam melaksanakan tugasnya.

"Fenomena Jakarta Post bukan suatu yang baru dalam politik. Baik dalam konteks Indonesia maupun pengalaman di beberapa negara demokrasi," kata pengajar Ilmu Komunikasi Fisipol UGM Yogyakarta, IGN Putra, beberapa saat lalu (Jumat, 4/7).

Putra memberi contoh, di beberapa negara barat, dan bahkan negara tetangga Australia, koran-koran milik Rupert Murdoch sudah biasa mendukung kandidat dati partai liberal. Karena itu, sangat menarik untuk mencermati perkembangan pemanfaatan dan peranan media massa dalam pilpres 2014, ketika Jakarta Post menyatakan berpihak dalam kebijakan editorialnya.


"Keberpihakan media terhadap kandidat biasanya dilandasi oleh alasan ideologis dan moral tanpa mempertaruhkan nilai-nilai jurnalisme yang menjunjung tinggi usaha untuk selalu menemukan dan menyebarkan kebenaran," kata Putra.

Putra pun memastikan, media yang berpihak tidak berarti akan kehilangan konsistensinya dengan profesionalitas. Ia yakin media yang berpihak tetap akan bekerja dengan prinsip-prinsip jurnalisme. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya