Berita

sinyo sarundajang/net

Gubernur Sinyo Yakin Jokowi-JK Bisa Sejahterakan TNI, Polri dan PNS

JUMAT, 04 JULI 2014 | 21:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Visi misi dan program Jokowi-JK bisa meningkatkan kesejahteraan para abdi negara baik TNI, Polri maupun jutaan pegawai negeri sipil (PNS) dan keluarganya.

Karena dasar itulah mantan peserta Konvensi Demokrat yang juga Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang mendukung pasangan nomor urut dua ini.

Selain itu, Sinyo melihat Jokowi-JK sudah membuktikan diri telah berpengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan. Sinyo pun sepakat dengan program Jokowi-JK terkait reformasi birokrasi.


"Dengan meneruskan remunerasi sampai ke daerah, diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan para pegawai negeri sipil  dan berdampak pada perubahan pola pikir serta peningkatan kinerja aparatur negara," kata Sarundajang beberapa saat lalu (Jumat, 4/7).

Remunerasi, ungkap Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK di Sulawesi Utara itu, akan meningkatkan efisiensi, efektifitas dan pengoptimalan anggaran negara yang bermuara pada pencegahan korupsi. Sehingga tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dapat terwujud.

Di tempat terpisah, Jurubicara Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto mengatakan, pasangan yang diusung PDIP, Hanura, PKB dan NasDem itu memang menjadi magnet bagi PNS maupun aparat desa. Apalagi Jokowi-JK memiliki komitmen tinggi untuk mensejahterakan para abdi negara.

"Komitmen Pak Jokowi di dalam memberantas korupsi dan meningkatkan penerimaan negara, salah satu muaranya adalah kesejahteraan rakyat Indonesia. Remunerasi menjadi sistem insentif yang mujarab untuk reformasi birokrasi," demikian Hasto. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya