ilustrasi/net
ilustrasi/net
Pasalnya, AS khawatir kelompok teroris seperti al-Qaeda tengah melakukan pengembangan bahan ledak baru yang lebih baik dan sulit terdeteksi oleh alat keamanan di bandara.
Dikabarkan Associated Press, seorang pejabat anti terorisme di AS menyebut, intelejen menemukan adanya indikasi bahwa pakar bom asal Yaman yang berafiliasi dengan al-Qaeda di semenanjung Arab telah melakukan perjalanan ke Suriah dan mengembangkan bahan ledak di sana.
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00
Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51
UPDATE
Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40
Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19
Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55
Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20
Senin, 19 Januari 2026 | 23:55
Senin, 19 Januari 2026 | 23:37
Senin, 19 Januari 2026 | 23:11
Senin, 19 Januari 2026 | 23:02
Senin, 19 Januari 2026 | 22:46