Sebanyak 600 metrik ton senjata kimia Suriah dipindahkan dari sebuah kapal milik Denmark ke kapal kontainer milik pemerintah Amerika Serikat, Cape Ray di Gioia Tauro Italia pada Rabu (2/7).
Cape Ray akan membawa senjata kimia tersebut ke perairan internasional untuk melakukan proses netralisir bahan kimia untuk kemudian dimusnahkan.
Menurut organisasi pelarangan senjata kimia yang memimpin misi pembersihan senjata kimia dari Suriah, OPCW, proses penetralan bahan kimia tersebut akan memakan waktu sekitar 60 hari.
Sisa bahan kimia seperti gas mustard dan methylphosphonyl difluoride yang digunakan sebagai bahan pembuat gas sarin dan soman akan dihancurkan di pabrik di Amerika Serikat dan Eropa.
Sedangkan limbah berbahaya yang dihasilkan dari proses penghancuran itu akan diproses lebih lanjut di Jerman dan Finlandia.
"Belum pernah ada sebelumnya seluruh senjata dimusnahkan dari negara yang mengalami konflik bersenjata internal," kata kepala OPCW Ahmet Uzumcu seperti dikabarkan
CNN.
Diketahui, pemusnahan senjata kimia tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses perdamaian di Suriah pasca perang sipil yang terjadi sejak tahun 2011 hingga akhir 2013 lalu. Dalam konflik yang melibatkan persenjataan kima itu, ribuan warga Suriah menjadi korban tewas.
[mel]