Berita

Dunia

Kapal AS Angkut Senjata Kimia Suriah

KAMIS, 03 JULI 2014 | 12:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 600 metrik ton senjata kimia Suriah dipindahkan dari sebuah kapal milik Denmark ke kapal kontainer milik pemerintah Amerika Serikat, Cape Ray di Gioia Tauro Italia pada Rabu (2/7).

Cape Ray akan membawa senjata kimia tersebut ke perairan internasional untuk melakukan proses netralisir bahan kimia untuk kemudian dimusnahkan.

Menurut organisasi pelarangan senjata kimia yang memimpin misi pembersihan senjata kimia dari Suriah, OPCW, proses penetralan bahan kimia tersebut akan memakan waktu sekitar 60 hari.


Sisa bahan kimia seperti gas mustard dan methylphosphonyl difluoride yang digunakan sebagai bahan pembuat gas sarin dan soman akan dihancurkan di pabrik di Amerika Serikat dan Eropa.

Sedangkan limbah berbahaya yang dihasilkan dari proses penghancuran itu akan diproses lebih lanjut di Jerman dan Finlandia.

"Belum pernah ada sebelumnya seluruh senjata dimusnahkan dari negara yang mengalami konflik bersenjata internal," kata kepala OPCW Ahmet Uzumcu seperti dikabarkan CNN.

Diketahui, pemusnahan senjata kimia tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses perdamaian di Suriah pasca perang sipil yang terjadi sejak tahun 2011 hingga akhir 2013 lalu. Dalam konflik yang melibatkan persenjataan kima itu, ribuan warga Suriah menjadi korban tewas. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya