Berita

pks/net

PKS Mau Wajib Belajar 12 Tahun Bisa Terwujud di 2015

KAMIS, 03 JULI 2014 | 07:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Merujuk hasil evalusi Bappenas, saat ini, Indonesia sudah menyelesaikan 98,4 persen program wajib belajar 9 tahun. Dan pada tahun 2015 nanti wajib belajar 12 tahun harus benar-benar terwujud

Demikian disampaikan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Tamsil Linrung, beberapa saat lalu (Kamis, 3/7).

Saat ini, lanjut Tamsil, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah mencanangkan program Pendidikan Menengah Universal (PMU) untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh warga negara usia 16-18 tahun dapat mengenyam pendidikan menengah yang bermutu mencakup SMA, MA, dan SMK.


"Ini merupakan bentuk dari investasi pendidikan bagi SDM kita, sehingga dampak dari investasi tidak terjadi pada jangka pendek, tetapi pada jangka panjang yang dampaknya akan memberikan sumbangan dalam peningkatan produktivitas nasional. Jadi, semakin cepat semakin baik," ujar Tamsil.

Anggota DPR RI Komisi Bidang Pendidikan ini menegaskan bahwa persaingan global di segala bidang kini sedang melanda negara-negara di dunia. Bagi negara berkembang seperti Indonesia, adanya persaingan global menuntut untuk meningkatkan segala sektor negara baik politik, ekonomi, pendidikan maupun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya