Berita

ilustrasi/net

Dunia

Korea Selatan Beberkan Alasan Tak Penuhi Usulan Korea Utara

RABU, 02 JULI 2014 | 19:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kementerian Unifikasi Korea Selatan, Ryoo Kihl-jae kembali menyerukan agar Korea Utara mengakhiri program senjata nuklirnya dan mulai membangun kerjasama dengan masyarakat internasional untuk memulihkan perekonomian negara (Rabu, 2/7).

"Kerjasama dengan masyarakat internasional sangat penting, mengingat situasi ekonomi," kata Ryoo dalam sebuah forum.

Ia menyebut, masalah program nuklir serta kurangnya niat baik Korea Utara untuk menyelesaikan ketegangan di semenanjung merupakan hambatan yang paling utama bagi negara tersebut dalam menjalin hubungan dengan negara-negara lain.


Pernyataan Ryoo itu disampaikan ketika Korea Utara mengeluarkan ancaman untuk melakukan uji coba nuklir keempat serta membuat provokasi dengan menembakkan rudal jarak pendeknya di wilayah perairan sejak awal pekan ini.

Korea Utara sebelumnya (Senin, 30/6) mengajukan usulan untuk menangguhkan semua provokasi militer dengan sejumlah syarat yang harus dipenuhi Korea Selatan, salah satunya adalah menghentikan latihan militer gabungan dengan Amerika Serikat.

Ryoo menyebut, Korea Selatan tidak bisa memenuhi syarat-syarat tersebut karena alasan kepercayaan.

"Korea Utara harus ingat bahwa kepercayaan adalah modal penting dan Korea Utara harus menunjukkan kesediaannya untuk membuat kerangka kerja kelembagaan yang sejalan dengan norma-norma internasional," tambah Ryoo seperti dikabarkan Yonhap. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya