Berita

net

Dunia

Polisi Gunakan Peluru Karet Bubarkan Bentrokan Kelompok Buddha dan Muslim

RABU, 02 JULI 2014 | 18:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Myanmar menembakan peluru karet untuk mengendalikan massa dalam bentrokan yang terjadi antara kelompok umat Buddha dan kelompok umat muslim yang bersitegang di jalan-jalan kota Mandalay pada Rabu (2/7).

Konflik berujung kekerasan antara kedua belah pihak telah mencuat sejak Juli 2012 lalu. Sejak saat itu telah lebih dari 200 orang tewas dan 140 ribu lainnya mengungsi. Sebagian besar dari para korban tersebut berasal dari kelompok minoritas muslim.

Pada bentrokan yang terjadi hari ini, berdasarkan keterangan dari kepolisian Mandayal, sebanyak 600 petugas polisi dikerahkan untuk melerai sekitar 300 kelompok Buddha, termasuk 30 di antaranya adalah biksu yang melempari baru di dekat toko teh yang dimiliki oleh seorang muslim.


"Seorang polisi, tiga orang Buddha dan seorang muslim terluka dalam insiden pelemparan batu," kata pernyataan yang dikutip Asia one itu.

Seorang saksi mata yang tinggal di dekat lokasi kejadian menyebut, bentrokan kembali mencuat setelah adanya rumor bahwa pemilik toko telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang gadis Buddha.

Rumor tersebut telah dilanjutkan ke polisi setempat. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya