Berita

Hasto Kristiyanto/net

Politik

Sikap Politik Demokrat Permudah Tema Kampanye Jokowi

SELASA, 01 JULI 2014 | 20:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pilpres 2014 semakin menarik sebab menjadi semacam perang keyakinan antara dua kekuatan.

Kekuataan pertama, kata Jurubicara Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, adalah kekuatan yang ingin menggunakan kekuasaan sebagai cara untuk mendapatkan kekayaan negara dengan perilaku koruptif. Sementara kekuataan kedua tampil bersahaja, dan dengan kesederhanaannya membentangkan busur panah perubahan.

"Pilpres menjadi menarik guna menciptakan sejarah, bagaimana kedaulatan rakyat yang tercermin dalam diri jokowi, akan berhadapan dengan kekuatan status quo yang melanggenggakan kekuasaan," kata Hasto beberapa saat lalu (Selasa, 1/6).


Pernyataan Hasto ini terkait dengan sikap politik Partai Demokrat yang akhirnya mendukung Prabowo-Hatta. Dukungan ini pun semakin menyempurnakan koalisi kepentingan untuk melanggengkan kekuasaan.

"Pilpres kali ini seperti pertempuran kapal rakyat versus kapal kekuasaan. Kapal kekuasaaan itu yang berisi  skandal century, korupsi Hambalang, korupsi daging impor, korupsi Al Qur'an dan korupsi Haji, dan videotron," kata Hasto,

Hasto memastikan peta koalisi ini mempermudah tema kampanye Jokowi-JK sebagai representasi kapal rakyat berhadapan dengan kapal besar kekuasaan. Dan rakyat sudah tahu betapa besar dampak korupsi bagi kemanusiaan, yang menjadi pemiskinan rakyat secara besar-besaran.

"Karena itulah Jokowi tidak pernah gentar dalam kepungan selama menyatu dengan kekuatan rakyat yang mendambakan perubahan," ujarnya. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya