Berita

ilustrasi/net

Hentikan Semua Upaya Melegalkan Reklamasi Teluk Benoa!

SELASA, 01 JULI 2014 | 11:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) mendesak agar SK Gubernur Bali soal Izin Studi Kelayakan Rencana Pemanfaatan, Pengembangan dan Pengelolaan Wilayah Perairan Teluk Benoa segera dicabut.

Pun demikian dengan SK Gubernur Bali tentang Pemberian Izin dan Hak Pemanfaatan dan Pengembangan Pengelolaan Wilayah Perairan Teluk Benoa Provinsi Bali.

"Kedua SK tersebut dapat memberi celah kepada investor untuk melakukan reklamasi," kata Presidium Pusat KMHDI, Made Bawayasa, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 1/7).


KMHDI juga mendesak SBY untuk mengembalikan Perpres untuk menjadikan status Teluk Benoa sebagai wilayah konservasi sesuai dengan Perpres No 45/2011, dan mencabut Perpres No 51/2014 yang mengijinkan reklamasi dilakukan di wilayah konservasi Teluk Benoa.

"Hentikan tindakan atau aktivitas dalam melegalisasi reklamasi Teluk Benoa, beserta berbagai upaya penerbitan perundang-undangan yang membantu proses reklamasi," tegas Made.

Made mengingatkan, parahyangan, pawongan, dan palemahan merupakan unsur yang menjadi tonggak kehidupan masyarakat Bali. Ketiga unsur ini sedang terancam dengan rencana reklamasi Tanjung Benoa. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya