Berita

presiden sby/net

PILPRES 2014

SBY Minta Capres-Cawapres Selalu Jaga Batas-batas Kepatutan

SELASA, 01 JULI 2014 | 07:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kampanye Pilpres  masih akan berlanjut sampai dengan 5 Juli mendatang.

Di masa kampanye ini, SBY meminta kompetitor Pilpres, dalam hal ini Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK, untuk selalu menjaga batas-batas kepatutan di dalam berkompetisi. Bagaimanapun, siapapun yang terpilih nanti akan menjadi pemimpin rakyat Indonesia. 

"Oleh karena itu sungguh diharapkan tidak saling merusak, tidak saling menghancurkan karena beliau nanti harus memipin kita semua dengan penuh kewibawaan dengan penuh respect dari seluruh rakyat Indonesia," kata Presiden SBY, saat menyampaikan sambutan pada buka puasa persama di Istana Presiden, sebagaimana dilansir situs setkab.go.id (Senin, 30/6)


Dalam kesempatan, SBY juga meminta pimpinan dan jajaran TNI dan Polri benar-benar netral dan membantu penyelenggara pemilu untuk membebaskan Pilpres dari berbagai tindak intimidasi, kemungkinan penggunaan politik uang dan bahkan juga kekerasan di lapangan.

SBY kembali mengingatkan, perjalanan kehidupan poltik dan demokrasi di Indonesia sudah sangat panjang. Indonesia telah mengalami masa-masa yang sulit dan masa-masa yang gelap. Dan sejak Megawati jadi Presiden, dimulai konsolidasi pertama yang berlangsung dengan baik.

"Kemudian 10 tahun terakhir ini ketika saya memimpin Indonesia, konsolidasi Indonesia dilanjutkan dengan hasil yang juga baik. Tentu kita tidak berharap ada kemunduran , ada setback ada gangguan dari apa yang dengan susah payah kita bagun di negeri ini tercinta ini," demikian SBY. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya