Berita

presiden sby/net

Presiden SBY: Capres Harus Punya Mental Siap Menang dan Siap Kalah

SELASA, 01 JULI 2014 | 06:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Siapapun yang sedang berkompetisi dalam pemilihan presiden (Pilpres) harus memiliki kesiapan mental untuk menang ataupun untuk kalah. Kalau ada keberatan ketika hasil pemilihan Presiden diumumkan maka ada saluran yang tersedia menurut undang-undang yang berlaku untuk diadukan keberatannya itu kepada yang berwenang.

"Tentunya kita tidak berharap tidak digunakan proses dan saluran mekanismenya itu lantas dengan yang tidak baik. Melakukan tindakan sendiri-sendiri seperti merusak, menghancurkan ataupun melakukan tindakan-tindakan yang anarkistis," kata Presiden SBY, saat menyampaikan sambutan pada buka puasa persama di Istana Presiden, sebagaimana dilansir situs setkab.go.id (Senin, 30/6)

SBY mengingatkan, pemilihan presiden pada 2004 dan 2009 dapat berlangsung secara damai dan demokratis. Karena itu ia berharap pemilihan Presiden tahun 2014 ini pun juga berjalan damai, demokratis, aman, tertib dan lancar.


"Dan ini semua memerlukan teladan, dari semua pemimpin yang ada di negeri ini," ungkapnya, sambil mengajak para pemimpin yang ada di negeri ini menjadi dan memberi contoh.

"Saya sudah mengatakan berkali-kali Bapak Ibu siapaun yang terpilih nanti menjadi pemimpin kita mendatang, harus kita hormati dan kita dukung. Saya sendiri akan menyambut  beliau dengan penuh kehormatan," ungkap SBY, yang juga berharap  transisi kepemimpinan ini bisa berlangsung dengan baik sehingga baik bagi rakyat, baik bagi negara, baik bagi meletakkan tradisi politik yang mulia. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya