Berita

taufik kurniawan/net

Sekjen PAN: Hatta Rajasa Lebih Konkret Dibanding JK

SENIN, 30 JUNI 2014 | 14:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Apa yang disampaikan Hatta Rajasa dalam debat cawapres pada Minggu malam (29/6) jauh lebih konkret daripada apa yang disampaikan Jusuf Kalla.

Hatta Rajasa pun menyampaikan pengalaman saat menjadi Menristek atau kepala BPPT yang berhasil menyelaraskan penerapan teknologi, biaya riset dengan penyediaan lapangan pekerjaan.

"Tiga aspek di atas harus selaras satu sama lain. Sehingga dengan hal itu semua ujungnya pada penyiapan bagaimana lembaga pendidikan kita secara aplikatif mampu menghasilkan anak didik sesuai selaras dan harmoni dengan penyedia lapangan pekerjaan yang tepat guna itu," kata Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Taufik Kurniawan, beberapa saat lalu (Senin, 30/6).


Menurut Taufik, pengembangan teori dan kemajuan ilmu pengetahuan sangat penting. Namun bila tak sesuai dengan kebutuhan dalam negeri akan menjadi percuma, karena tidak mampu menyerap tenaga kerja. Di saat yang sama, membangun keterampilan anak didik di sekolah tentu harus didahului dengan kesejahteraan para pendidik.

"Ujung dari itu semua adalah bagaiamana mengarahkan pada peningkatan dan pemerataan aspek penghasilan ekonomi masyarakat," kata Taufik, yang juga Wakil Ketua DPR itu, sambil mengatakan Hatta Rajasa bukan semata menguasai persoalan SDM dan Iptek melainkan juga sudah sangat berpengalaman.

Taufik menambahkan, penerapan alih teknologi tepat sasaran dengan skill tenaga kerja yang mumpuni, sistem pendidikan profesional, dan guru-guru yang piawai secara tidak langsung akan membantu alih teknologi dalam berbagai bidang.

"Posisi three angel yaitu, iptek, pendidikan dan ekonomi sangat saling konvergen dan menyatu dalam satu tarikan nafas," demikian Taufik. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya