Berita

Petro Poroshenko/net

Dunia

Lewat Kerjasama, Ukraina Merapat ke Uni Eropa

SABTU, 28 JUNI 2014 | 11:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Ukraina Petro Poroshenko menandatangani perjanjian kerjasama dengan Uni Eropa pada Jumat (27/6).

Perjanjian tersebut merupakan momen yang penting bagi Ukraina, mengingat persoalan kerjasama tersebut sebelumnya pernah memicu perselisihan yang mengakibatkan terjadinya krisis yang terjadi hingga saat ini di negara bekas Uni Soviet tersebut.

Diketahui bahwa Presiden Ukraina terguling Viktor Yanukovych pada tahun lalu memilih untuk tidak menjalin kerjasama dengan Uni Eropa dan memilih bekerjasama dengan Rusia. Langkah tersebut kemudian menyebabkan protes di masyarakat pro-Uni Eropa Ukraina. Protes tersebut pada akhirnya memicu krisis politik yang menyebabkan Yanukovych lengser dari jabatannya.


Pasca lengsernya Yanukovych, muncul gerakan separatis pro-Rusia di wilayah timur Ukraina, tepatnya di Krimea yang menuntut untuk memisahkan diri dari wilayah Ukraina. Setelah Ukraina melepaskan diri dan dianeksasi oleh Rusia, gelombang separatisme pro-Rusia di timur Ukraina justru semakin membesar dan masih berlangsung hingga saat ini.

Poroshenko yang baru menduduki kursi presiden awal bulan ini menyebut, kesepakatan yang dijalin negaranya dengan Uni Eropa merupakan momen bersejarah dan bentuk penghargaan atas krisis berdarah yang dilalui Ukraina demi menjalin hubungan yang lebih erat dengan Eropa.

"(Perjanjian) bukan hanya soal politik dan ekonomi, ini adalah simbol keyakinan dan keinginan yang tak dapat dipecahkan," kata Poroshenko seperti dikabarkan CNN.

Dalam penandatanganan perjanjian tersebut, Poroshenko juga membuat pernyataan sepihak yang menyebut bahwa Ukraina menggarisbawahi pilihan keanggotaanya bagi Uni Eropa di masa depan. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya