. Pendiri dan Ketua Umum Gerakan Nurani Nusantara (GANN), M. Fariza Y. Irawady, akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk terus mendukung Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mewujudkan cita-cita Indonesia bebas narkoba.
"Upaya itu bisa melalui seminar dan motivasi hidup sehat tanpa narkoba seperti yang selama ini kita lakukan," kata Fariza kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 28/6).
Fariza adalah orang yang meraih piagam penghargaan dari BNN dalam rangka Hari Narkoba Internasional (HANI) 2014. Penghargaan ini diberikan kepada jejaring sosialnya di kantor BNN Cawang sebagai bentuk sinergitas antara tokoh masyarkat, organisasi masyarakat (ormas) dan kelompok masyarakat yang selama ini bekerja sama dalam mensosialisasikan pencegahan penyalahgunan narkoba di masyarakat.
GANN diberi penghargaan karena pengabdian luar biasa biasa dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap narkoba (P4GN).
Menurut Fariza, sejak didirkan di awal 2012, GANN sudah mengadakan 297 program pelatihan pencegahan bahaya narkoba dengan 41.512 peserta kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui seminar motivasi hidup bermakna untuk sesama tanpa narkoba dengan 65 kali program sinergis bekerjasama dengan BNN maupun elemen-elemen masyarakat dari tingkat RT, RW, sekolah, kampus, majlis taklim, dan para pemuka agama.
Saat memberi penghargaan pada Kamis malam (26/6), Kepala BNN, Komjen Anang Iskandar, mengapresiasi ormas dan pokmas yang telah berjuang bersama-sama dengan BNN dalam membangun sebuah benteng penyelamatan generasi muda bangsa dari bahaya narkoba. Anang meyakini bahwa pengguna adalah korban yang perlu di selamatkan dengan cara apapun, dan BNN akan terus berupaya untuk memutus mata rantai peredaran narkoba ke masyarakat.
"Maka dari itu kami berharap adanya ormas dan pokmas di masyarakat yang peduli terhadap bahaya narkoba, dapat membantu tugas kami dalam melaksanakan UU No.35 th.2009 sesuai dengan kapasitasnya," ujar Anang.
[ysa]