Berita

prabowo-hatta/net

Kaum Buruh Pasti Diuntungkan Bila Prabowo-Hatta yang Terpilih dalam Pilpres

SABTU, 28 JUNI 2014 | 08:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kaum buruh harus mewaspadai capres-cawapres yang tidak berpihak kepada mereka. Misalnya capres yang didukung Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), yang aspirasinya bertentangan dengan kaum buruh.

"Kalau kelompok Apindo ini menang dalam pilpres, pasti Revisi UU 13/2003 yang selama ini diminta pengusaha dan ditolak buruh akan segera terealisasi. Tentu ini akan merupakan lonceng kesuraman dan meluluhlantakkan nasib kaum buruh," kata Pembina Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI), Eddy Purnomo, beberapa saat lalu (Sabtu, 28/6).

Menurut Eddy, bila capres yang dikukung Apindo itu menang maka ada beberapa
pasal UU 13/2003 yang mungkin akan segera dimintakan direvisi oleh pengusaha maupun Apindo. Misalnya soal permintaan kenaikan upah yang tiga tahun sekali, pasal 150 soal Pemutusan Hubungan Kerja (pasal 150), pasal 156 soal Menihilkan Pesangon (pasal 156), dan pasal 42 soal Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

pasal UU 13/2003 yang mungkin akan segera dimintakan direvisi oleh pengusaha maupun Apindo. Misalnya soal permintaan kenaikan upah yang tiga tahun sekali, pasal 150 soal Pemutusan Hubungan Kerja (pasal 150), pasal 156 soal Menihilkan Pesangon (pasal 156), dan pasal 42 soal Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Eddy Purnomo pun mengingatkan kepada kaum buruh tentang komitmen Hatta Rajasa sebagai cawapres Prabowo yang terbukti sangat mengerti aspirasi buruh. Tahun 2013 Hatta misalnya menyatakan akan menyetujui kenaikan UMR tahun 2013 seperti yang diminta buruh karena sudah tidak selayaknya tenaga kerja di Indoneseia dibayar dengan harga murah.

Menuru Eddy, Hatta adalah Pejabat Pertama Kabinet Indonesia Bersatu II yang membela kaum buruh dengan segala resiko yang harus dihadapi. Bahkan beberapa kali Cak Imin yang Menakertrans tidak dapat menyelesaikan masalah perburuhan dan dibawa ke Menko Perekonomian Hatta Rajasa untuk minta diselesaikan.

"Kaum buruh dan pekerja lah yang pertama paling diuntungkan dengan Prabowo-Hatta menjadi Presiden-WakilPresiden," demikian Eddy. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya