Berita

abdurrahman wahid/net

Politik

Alissa Wahid: Jangan Jadikan Gus Dur Sebagai Komoditas Politik!

JUMAT, 27 JUNI 2014 | 20:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Langkah elite politik yang hanya menjadikan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai komoditas politik dalam setiap pemilihan umum, termasuk Pilpres, disesalkan putri tertua Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Qotrunnada Munawaroh Rahman

"Bagi saya pribadi, kalau mencintai Gus Dur, kenapa baru sekarang? Gus Dur hanya jadi semacam komoditas politik," kata perempuan yang dikenal sebagai Alissa Wahid, saat dihubungi beberapa saat lalu (Jumat, 28/6), terkait dengan maraknya penggunaan gambar Gus Dur dalam kampanye Pilpres 2014.

Menurut Alissa, politikus atau elite politik yang hanya menjadikan Gus Dur sebagai komoditas politik tidak tulus dalam memperjuangkan rakyat, terutama kaum minoritas di Indonesia. Semasa hidupnya, Gus Dur dikenal sebagai tokoh yang memiliki komitmen kuat memperjuangkan rakyat, terutama kaum minoritas.


"Kalau memang mencintai Gus Dur harus juga meneladani kepemimpinannya, terutama membela ketika ada kelompok minoritas tertindas. Kami mengharapkan muncul juga dalam juga tindakan keseharian, jangan hanya slogan. Gus Dur jangan hanya menjadi alat kampanye saja," sindir Alissa.

Alissa kemudian menyitir kalimat yang dikampanyekan Gusdurian, komunitas pecinta Gus Dur. Menurutnya, kalimat yang disampaikan Gusdurian tepat.

"Di Gusdurian itu ada poster tertulis begini, Yang mencintai Gus Dur justru tidak akan menjual Gus Dur untuk meraih suara," demikian Alissa.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya