Berita

aburizal bakrie/net

Politik

Dipecat, Nusron Wahid Bisa Pahami Suasana Hati Aburizal dan Idrus Marham

KAMIS, 26 JUNI 2014 | 12:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar (PG), Nusron Wahid tetap tenang menyikapi kabar pemecatan dirinya oleh DPP Golkar. Nusron memahami suasana psikologis dan kepanikan elit Golkar.

"Saya anggap sebagai teguran halus. Saya memahami Pak Ical dan Idrus Marham. Mereka mendapat tekanan yang membuat mereka berdua bersikap seperti ini. Ada semacam order dan kita tahu dari mana itu," kata Nusron dalan keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 26/6).

Nusron, yang menegaskan dirinya takkan keluar dari Golkar walau disebut telah dipecat, menilai pemecatan ini karena kekhawatiran akan posisi elektoral Jokowi-JK yang terus melejit dan naik. Maka berbagai cara pun dilakukan untuk menghentikan elektabilitas Jokowi.


"Baik lewat kampanye hitam maupun mendesak agar saya, Poempida, dan Agus Gumiwang Kartasasmita dikeluarkan dari Golkar," ujar Nusron, sambil mengatakan dia berjuang bersama Jokowi-JK karena panggilan nurani dan memperjuangkan sesuatu yang benar.

Nusron menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati mekanisme Golkar. Tetapi, dia juga menegaskan bahwa dirinya berjuang karena keyakinan.

"Tidak masalah saya dipecat, bagi saya, Pak Jokowi adalah harapan untuk Indonesia yang lebih baik," ujarnya, sambil mengajak seluruh masyarakat Indonesia, termasuk sahabat-sahabat yang ada di Golkar, Ansor, dan warga NU untuk bersama-sama mendukung Jokowi-JK.

"Marilah kita ijtihad bersama mencari pemimpin yang lebih baik dari pilihan yang ada," demikian Nusron.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya