Berita

net

Politik

PMPI: Jokowi-JK Memimpin, Pesantren dan Madrasah Lebih Baik

RABU, 25 JUNI 2014 | 17:59 WIB | LAPORAN:

Perhimpunan Masyarakat Pendidikan Indonesia (PMPI) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai capres-cawapres.

Lembaga yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Indonesia Wira Tata Buana itu menilai Jokowi-JK memberi perhatian penuh pada kemajuan Information and communications technology (ICT) di Pesantren dan Madrasah.

"PMPI mendukung atas upayanya mendukung pendidikan berbasis ICT di pesantren dan madrasah pada abad 21," kata Ketua PMPI, Zulvira Ravi Rachman, di Puri Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (25/6).


Pihaknya yakin, jika Jokowi-JK memenangkan Pilpres 2014 maka era kepemimpinan pasangan tersebut akan membawa mutu dan kualitas pendidikan di Madrasah dan Pesantren menjadi lebih baik. Dikatakannya, pihaknya sendiri telah menawarkan konsep pengembangan pendidikan berbasis teknologi, dan gagasan tersebut disetujui oleh pihak Jokowi-JK.

"Ternyata gagasan kami direspons bagus oleh pasangan Jokowi-JK. Dan dalam visi misi untuk membangun bangsa harus ada kesiapan SDM yang memiliki keahlian ICT," ujarnya.

Lebih jauh dirinya mengungkapkan bahwa jelang pilpres Madrasah dan Pesantren menjadi objek bagi kedua pasangan capres dan cawapres untuk meraih dukungan. Untuk itu, penting bagi kedua pasang capres cawapres itu memaparkan visi misi terkait dengan komitmen mengembangkan Madrasah dan Pesantren. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya